Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 5 Okt 2026 20:45 WITA ·

Kisah Inspiratif H Muslim, Anggota Polres Kolaka Bangun Masjid dan Ponpes Tahfiz di Kolaka


 Desain Masjid Al-Iskandar yang dibangun oleh anggota Polres Kolaka H. Muslim di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Watuliandu, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Foto: Istimewa
Perbesar

Desain Masjid Al-Iskandar yang dibangun oleh anggota Polres Kolaka H. Muslim di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Watuliandu, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Foto: Istimewa

KOLAKA – Di balik seragam cokelat yang ia kenakan setiap hari, H. Muslim menyimpan cita-cita besar yang jauh melampaui tugasnya sebagai anggota Polres Kolaka.

Jika polisi lain identik dengan patroli dan penegakan hukum, ia memilih jalan berbeda: membangun rumah ibadah dan pusat lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an.

Di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Watuliandu, Kolaka, mimpi itu mulai diwujudkan. Senin, 5 Oktober 2026, peletakan batu pertama Masjid Al-Iskandar dan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Imam Muslim digelar dengan khidmat.

“Hanya ingin menjadi orang yang selalu bermanfaat bagi manusia dan menghabiskan sisa-sisa umur ini untuk mengabdi dan memberikan yang terbaik buat agama dan negeri,” ucap H Muslim dengan suara bergetar.

Kalimat sederhana itu menjadi alasan mengapa ia nekat membangun masjid dan pesantren dari keringatnya sebagai seorang polisi.

Pembangunan ini tidak sepi. Asisten I Pemkab Kolaka, Anggota DPRD Kolaka dari Fraksi PKS Bahana Alam Sultan, Kapolres Kolaka, hingga tokoh agama dan masyarakat datang memberi dukungan. Mereka menyaksikan bagaimana seorang abdi negara ingin meninggalkan warisan yang tak lekang oleh waktu.

Bagi H Muslim, masjid dan pesantren ini bukan sekadar bangunan. Ia ingin melahirkan generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, menguasai ilmu agama dan IPTEK, serta siap menghadapi tantangan zaman.

Pesantren ini nantinya tidak hanya akan mencetak hafiz dan hafizah, tetapi juga membentuk jiwa pemimpin yang tangguh.

Yang paling menyentuh, ia menyiapkan beasiswa penuh bagi 100 dai dan tenaga pengajar di Kolaka hingga jenjang S1. Sebuah ikhtiar agar dakwah tidak berhenti karena keterbatasan biaya.

Di saat banyak orang mengukur kesuksesan dari pangkat dan jabatan, H. Muslim mengukurnya dari seberapa banyak manusia yang bisa ia bantu. Dari seragam polisi, ia kini membangun jalan menuju surga — untuk dirinya, dan untuk Kolaka.(red)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Wundulako Kolaka, Karyawan PT SJS Tewas Usai Motor Tabrak Dump Truck

5 Oktober 2026 - 15:30 WITA

Diduga Tabrak Aturan Tata Ruang, Gerai Koperasi Merah Putih di Kasilampe Terancam Dibongkar

5 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Rumah Warga di Tinanggea Konsel Terbakar, Motor hingga Dokumen Penting Ikut Hangus

2 Oktober 2026 - 13:23 WITA

Pria 63 Tahun di Muna Hilang, Sudah 2 Hari 3 Malam Belum Pulang

29 September 2026 - 09:24 WITA

Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Polsek Kolono Rutin Gelar KRYD Malam Hari

29 September 2026 - 08:09 WITA

27 Siswa SMA di Konawe Alami Gatal dan Muntah Usai Santap MBG, Dievakuasi ke RS

24 September 2026 - 15:57 WITA

Trending di Daerah