MUNA BARAT – Seorang pria lanjut usia (lansia), Andi Baru (64), meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon enau di kebunnya di Desa Waulai, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat, Senin, 7 September 2026.
Kapolsek Lawa, Ipda Jaman, mengatakan korban terjatuh dari ketinggian sekitar delapan meter setelah tali nilon yang digunakan sebagai penahan tubuh terlepas dari ikatannya.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, diduga korban jatuh karena simpul ujung tali nilon yang digunakan sebagai penahan tubuh terlepas saat korban melakukan aktivitas penyadapan di atas pohon,” kata Ipda Jaman saat dikonfirmasi, Senin sore.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika korban bersama istrinya, Wa Usu (40), berangkat ke kebun yang berjarak sekitar 450 meter dari rumah mereka sekitar pukul 05.30 Wita.
Setibanya di kebun, korban langsung memanjat pohon enau untuk mengambil air enau, sementara istrinya menunggu di bawah.
Aktivitas korban pada pohon pertama dan kedua berlangsung tanpa kendala. Namun, saat memanjat pohon ketiga, korban mengalami kecelakaan.
Saat itu, istri korban sedang mengambil jeriken yang berada sekitar 20 meter dari pohon enau. Tiba-tiba, ia mendengar suara benturan keras dari arah pohon.
“Setelah menoleh ke belakang, saksi melihat korban sudah tergeletak di bawah pohon enau dalam posisi terlentang,” jelas Ipda Jaman.
Melihat korban dalam kondisi kritis, sang istri kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar. Namun, saat kembali ke lokasi, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.
Ipda Jaman menambahkan, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah korban.
“Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah korban,” pungkasnya.
Personel Polsek Lawa telah mendatangi lokasi kejadian, memeriksa sejumlah saksi, serta membuat surat pernyataan dan berita acara penolakan visum dan autopsi dari pihak keluarga. (lin)

















