BUTON UTARA – Sinergi antara Kelompok Pengelolaan Akses Area Perikanan (PAAP) Teluk Kulisusu dan Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) terus diperkuat. Kolaborasi ini menjadi upaya menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir dan laut di wilayah Teluk Kulisusu.
Kegiatan pengawasan rutin kawasan PAAP kembali dilaksanakan pada Minggu, 6 September 2026. Tim yang terdiri dari Ketua Divisi PAAP Teluk Kulisusu bersama personel Polairud melakukan pemantauan langsung menggunakan perahu di sejumlah wilayah perairan Teluk Kulisusu.
Ketua Kelompok PAAP Teluk Kulisusu, Ahmad Purkon, mengatakan pengawasan difokuskan untuk memastikan kondisi kawasan, aktivitas nelayan, serta pemanfaatan sumber daya perikanan berjalan aman, tertib, dan bertanggung jawab.
“Keterlibatan Polairud bersama kelompok PAAP menunjukkan pentingnya sinergi antara masyarakat pesisir dan aparat dalam menjaga wilayah perairan. Masyarakat memiliki pengetahuan dan keterikatan langsung dengan kawasan, sementara aparat memiliki peran mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban,” ujar Ahmad Purkon.
Pendekatan Humanis dan Edukatif
Dalam pelaksanaan di lapangan, pengawasan dilakukan dengan pendekatan humanis, persuasif, dan edukatif. Setiap aktivitas yang ditemukan menjadi bahan perhatian bersama dengan mengutamakan komunikasi dan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kawasan serta sumber daya perikanan.
Kehadiran pengurus divisi PAAP di lapangan juga menjadi bagian dari upaya memastikan kegiatan pengawasan berjalan konsisten. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana memperoleh informasi langsung mengenai kondisi perairan dan aktivitas masyarakat yang dapat dijadikan bahan evaluasi pengelolaan kawasan PAAP Teluk Kulisusu ke depan.
Menurut Ahmad Purkon, menjaga laut bukan hanya dilakukan saat terjadi persoalan. Konsistensi melakukan pemantauan merupakan bentuk tanggung jawab untuk mencegah potensi gangguan terhadap keberlanjutan sumber daya perikanan sekaligus membangun kesadaran bersama di tengah masyarakat.
Harapkan Kolaborasi Berkelanjutan
Sinergi antara Kelompok PAAP Teluk Kulisusu dan Polairud diharapkan dapat terus terjaga dan berkembang. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam menciptakan pengawasan kawasan yang tidak hanya mengandalkan aparat, tetapi juga memperkuat peran aktif masyarakat pesisir.
“Dari Teluk Kulisusu, semangat menjaga laut terus dibangun melalui langkah nyata: masyarakat ikut mengawasi, aparat ikut mendukung, dan seluruh pihak bersama-sama menjaga kawasan agar tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” pungkasnya.
Pengawasan rutin ini menegaskan bahwa menjaga laut bukan sekadar memantau, tetapi juga menjaga kepercayaan, keberlanjutan, dan masa depan masyarakat pesisir Teluk Kulisusu.(red)

















