Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 25 Agu 2026 12:50 WITA ·

Pendiri PENAFAKTUAL.COM Raih Juara 4 Lomba Karya Jurnalistik Tingkat Sultra


 Panitia menyerahkan hadia kepada para pemenang lomba karya jurnalistik. Foto: Istimewa Perbesar

Panitia menyerahkan hadia kepada para pemenang lomba karya jurnalistik. Foto: Istimewa

KENDARI – Pendiri media online Penafaktual.com, La Ode Husaini, meraih peringkat keempat pada Lomba Karya Jurnalistik tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang digelar Komunitas Sahabat Pena. Lomba ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Pengumuman pemenang dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026 di Hotel Zahrah Syariah Kendari. Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Konawe Selatan, panitia, serta para peserta lomba.

Ketua Panitia, HNR Andri SH, mengatakan tema yang diangkat dalam lomba tahun ini adalah “Dampak PHK dan Berhentinya Aktivitas PT Wijaya Nusantara (WIN) terhadap Kehidupan Masyarakat”. Tema tersebut dipilih karena persoalan pemutusan hubungan kerja menjadi salah satu isu yang dirasakan masyarakat di wilayah lingkar tambang.

“Ada kegelisahan, kegundahan di tengah masyarakat lingkar tambang terkait ketenagakerjaan. Sehingga ini perlu kita dorong agar aktivitas perusahaan dapat berjalan kembali,” ujar Andri usai acara, didampingi Sekretaris Panitia Anca Silvansa.

Foto bersama usai penyerahan hadia pemenang lomba karya jurnalistik

Melalui kegiatan ini, Sahabat Pena Sultra berharap karya jurnalistik tidak hanya menjadi produk informasi, tetapi juga menjadi ruang untuk menyuarakan kondisi masyarakat dan mendorong perhatian terhadap persoalan sosial ekonomi di daerah.

Lomba tersebut diikuti 30 jurnalis yang berasal dari Kota Kendari dan berbagai kabupaten lain di SUltra. Berdasarkan hasil penilaian panitia, juara pertama diraih Sultraaktual.id melalui karya berjudul “Nestapa Dibalik Terhentinya Industri Tambang” karya Ramaluddin. Juara kedua diraih SultraFajar.co.id dengan karya “RKAB Belum Terbit, PHK PT WIN Picu Kenaikan Pengangguran di Lingkar Tambang Torobulu Konawe Selatan” karya Ismar Indarsyah.

Juara ketiga diraih Jejarisultra.com melalui karya “Dahulu Tambang WIN Menghidupi, Kini Ex Karyawan dan UMKM ‘Dihantui’ Kemiskinan” karya Kusdin. Posisi keempat ditempati Penafaktual.com dengan karya “PT WIN adalah Mata Air Kehidupan: Seruan Warga Konsel Agar Tambang Dibuka Lagi” karya La Ode Husaini. Sementara juara kelima diraih Sultracerdas.com melalui karya “PHK dan Lesunya Ekonomi Menghantui Warga Konsel Pasca Berhentinya Operasional PT WIN” karya Dedyansah.

Uceng, sapaan La Ode Husaini, mengatakan Penafaktual.com baru berusia lebih dari tiga tahun. Namun selama itu media yang didirikannya telah menghasilkan cukup banyak karya jurnalistik. Ia sendiri telah menekuni profesi jurnalis selama lebih dari enam tahun dan mulai belajar menulis sejak 2020.

“Saya mulai belajar menulis itu sekitar tahun 2020, dan terus belajar. Alhamdulillah dalam perlombaan ini ternyata bisa juga bersaing dengan jurnalis-jurnalis senior se-Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Menurut Uceng, hal terpenting dalam lomba ini bukan hanya soal meraih juara, tetapi bagaimana mengasah kemampuan dan meningkatkan kompetensi dalam menulis karya jurnalistik maupun tulisan lainnya.

“Sebagai jurnalis bagaimana meningkatkan kompetensi diri agar karya jurnalistik yang kita buat lebih berkualitas,” katanya.

Dalam karyanya “PT WIN adalah Air Mata Kehidupan: Seruan Warga Konsel Agar Tambang Dibuka Lagi”, Uceng menguraikan dampak positif yang dirasakan masyarakat di sekitar operasional PT WIN. Selama beroperasi, masyarakat terutama pelaku UMKM, pemilik kos-kosan, dan pemilik warung banyak menggantungkan hidupnya pada perusahaan tersebut. Selain itu, PT WIN juga memberikan berbagai bantuan sosial seperti pembangunan masjid, jembatan, deker, jalan, dan sumur bor.

Namun kondisi berubah setelah operasional PT WIN berhenti sejak akhir April 2026 dan mulai melakukan PHK pada 10 Agustus 2026. Dalam tulisannya, Uceng juga menguraikan keluhan karyawan yang terkena PHK hingga tidak mampu lagi membayar cicilan kendaraan maupun kredit lainnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Motor Bersenggolan dengan Truk, Pelajar 15 Tahun Tewas Terlindas di Kolaka

25 Agustus 2026 - 11:45 WITA

“Gerak Cepat, Bantu Rakyat”, PAN Sultra Gelar Tasyakuran dan Bazar UMKM di HUT ke-28

24 Agustus 2026 - 17:56 WITA

Diduga Cemburu Soal Pekerjaan Istri, Pria di Buteng Ditemukan Tewas Gantung Diri

23 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Nelayan 62 Tahun Hilang Saat Melaut, Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Kabaena Bombana

23 Agustus 2026 - 10:55 WITA

Hilang Kendali di Tikungan, Mobil Minibus Terjun ke Sungai dan Empat Penumpang Luka-luka

22 Agustus 2026 - 18:14 WITA

Proyek Rehabilitasi Pelabuhan Kolaka Rp64 Miliar Dikawal Polda dan Kejati Sultra

21 Agustus 2026 - 20:53 WITA

Trending di Daerah