Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 25 Mei 2026 10:39 WITA ·

Korban Belum Respons Pemeriksaan, Polisi Tetap Proses Kasus Pengeroyokan di Exodus Kendari


 Kasus pengeroyokan dan penikaman di Eksodus Kendari masih terus diproses oleh pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari. Foto: istimewa Perbesar

Kasus pengeroyokan dan penikaman di Eksodus Kendari masih terus diproses oleh pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari. Foto: istimewa

KENDARI – Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, menyebut korban pengeroyokan di THM Exodus belum kooperatif dalam proses penyelidikan.

Menurutnya, penyidik telah beberapa kali menghubungi korban untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan. Namun hingga kini belum ada respons dari pihak korban.

“Korban sudah dihubungi penyidik berkali-kali, tetapi sampai sekarang belum ada balasan,” ujar Welliwanto, Selasa, 19 Mei 2026.

Meski demikian, ia menegaskan kasus pengeroyokan tersebut tetap akan diproses sesuai hukum yang berlaku hingga ke pengadilan.

“Nanti akan saya proses sampai pengadilan, tidak ada damai-damai,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, aksi pengeroyokan menggunakan senjata tajam terjadi di area parkir THM Exodus, Jalan Brigjen M Yunus, Kota Kendari, sekitar pukul 03.45 Wita, Selasa dini hari.

Dua korban masing-masing berinisial AN (28) dan AB (26) mengalami sejumlah luka akibat serangan para pelaku.

Peristiwa bermula saat AB terlibat keributan dengan tiga pria tak dikenal. AN yang berusaha melerai pertikaian justru ikut menjadi sasaran pengeroyokan.

Dalam insiden itu, pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam dan menyerang kedua korban secara brutal. AB sempat berusaha menghentikan perkelahian, namun turut dipukul oleh para pelaku.

Kedua korban kemudian melarikan diri sambil meminta bantuan kepada petugas keamanan di lokasi kejadian. Namun, para pelaku kembali melakukan penyerangan sebelum akhirnya melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Berdasarkan keterangan saksi, jumlah pelaku sebanyak tiga orang dan melakukan penyerangan secara membabi buta.

Akibat kejadian tersebut, AN mengalami luka robek di bagian wajah serta luka tusuk pada punggung. Sementara AB mengalami luka sayatan di wajah, tangan, dada, dan bagian belakang tubuh.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku pengeroyokan tersebut. (red)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Remaja 13 Tahun di Kendari Diduga Diperkosa Rekan Ayahnya, Pelaku Ancam Bunuh Keluarga Korban

29 September 2026 - 15:23 WITA

Wawan Kusnadi Polisikan Oknum LSM dan Admin Konsel Update Atas Dugaan UU ITE

28 September 2026 - 16:17 WITA

Diduga Terlibat Pencabulan, Remaja 17 Tahun di Konsel Ditangkap Polisi

27 September 2026 - 12:03 WITA

Diduga Edarkan Sabu, Pria 45 Tahun di Konsel Ditangkap Polisi

26 September 2026 - 15:35 WITA

Pria di Konsel Ditangkap Usai Diduga Aniaya Warga dengan Balok di Pelabuhan Amolengo

25 September 2026 - 14:43 WITA

Diduga Edarkan Sabu, Ibu Rumah Tangga di Koltim Ditangkap Polisi

25 September 2026 - 13:09 WITA

Trending di Hukrim