Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 11 Mei 2026 11:44 WITA ·

Buntut Keracunan MBG, SPPG Watubangga Dihentikan Sementara


 Buntut Keracunan MBG, SPPG Watubangga Dihentikan Sementara Perbesar

KOLAKA – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Watubangga resmi dihentikan sementara menyusul dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keputusan itu disepakati dalam mediasi di Pantai Kalomang, Kecamatan Watubangga, Minggu malam, 10 Mei 2026. Mediasi dihadiri Aliansi Pemuda Kecamatan Watubangga (APKW), pemerintah kecamatan, Koramil, pengelola SPPG, dan pihak yayasan mitra.

APKW mendesak penghentian operasional SPPG untuk evaluasi menyeluruh. Juru bicara APKW, Rahmad Hidayat, meminta investigasi mendalam agar kejadian serupa tidak terulang.

“Ini menyangkut keselamatan dan kesehatan siswa penerima program MBG,” tegas Rahmad.

Koordinator SPPG Watubangga, Hendriawan, menyatakan pihaknya kini dalam evaluasi Badan Gizi Nasional (BGN). Sampel makanan tengah diuji Laboratorium Kesehatan Daerah Dinas Kesehatan Kolaka untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan 11 siswa SDN 3 Watubangga.

“Mulai Senin, 11 Mei 2026, operasional SPPG dihentikan sementara,” kata Hendriawan.

Danramil Watubangga, Kapten Infanteri Sulaeman, berharap insiden tidak terulang. Ia juga meminta Babinsa diberi akses memantau proses penyiapan makanan MBG.

Pimpinan Yayasan Arta Wijaya Akademi, Ilham, menyebut insiden tersebut menjadi bahan evaluasi pihaknya sebagai mitra SPPG.

Koordinator BGN Sulawesi Tenggara, Maharani, menyampaikan permohonan maaf atas insiden itu. Menurutnya, BGN telah memperketat standar operasional prosedur (SOP) seluruh SPPG.

“Operasional SPPG Watubangga kami hentikan sementara sambil menunggu hasil investigasi menyeluruh dari pihak terkait,” ujar Maharani.(red)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Truk Bermuatan Beras Terperosok ke Kali di Jembatan Aoma Konawe Selatan, Sopir dan Kernet Selamat

26 Agustus 2026 - 13:13 WITA

Pendiri PENAFAKTUAL.COM Raih Juara 4 Lomba Karya Jurnalistik Tingkat Sultra

25 Agustus 2026 - 12:50 WITA

Motor Bersenggolan dengan Truk, Pelajar 15 Tahun Tewas Terlindas di Kolaka

25 Agustus 2026 - 11:45 WITA

“Gerak Cepat, Bantu Rakyat”, PAN Sultra Gelar Tasyakuran dan Bazar UMKM di HUT ke-28

24 Agustus 2026 - 17:56 WITA

Diduga Cemburu Soal Pekerjaan Istri, Pria di Buteng Ditemukan Tewas Gantung Diri

23 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Nelayan 62 Tahun Hilang Saat Melaut, Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Kabaena Bombana

23 Agustus 2026 - 10:55 WITA

Trending di Daerah