Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 25 Jan 2026 02:31 WITA ·

Ormas Blokade Jalan Warga di Kendari, Lurah Watulondo Nyaris jadi Korban Kekerasan


 Lurah Watulondo, Mohammad Rusdi Rudi (pertama dari kanan) saat disikut oleh pria yang mengaku ormas dalam aksi pemblokiran jalan. Foto: Istimewa. Perbesar

Lurah Watulondo, Mohammad Rusdi Rudi (pertama dari kanan) saat disikut oleh pria yang mengaku ormas dalam aksi pemblokiran jalan. Foto: Istimewa.

KENDARI – Akses jalan perumahan warga di Lorong Pasir Putih, Jalan Raden Suprapto, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, dibloke pada Sabtu (24/1/2026) sore.

Aksi pemblokiran akses jalan tersebut dilakukan oleh sejumlah pria yang mengaku anggota organisasi masyarakat (ormas). Aksi mereka memicu keributan dan berujung pada dugaan tindak kekerasan terhadap Lurah Watulondo, Muhammad Rusdi Rudi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, ‎Insiden bermula saat Lurah Watulondo, Muhammad Rusdi Rudi mendatangi lokasi dan mempertanyakan alasan penutupan jalan tersebut.

Rusdi Rudi juga mempertanyakan identitas kelompok yang telah melakukan aksi penutupan akses jalan di area perumahan itu.

‎Namun, upaya Rusdi dalam mempertanyakan hal tersebut justru memicu perdebatan panas dan berujung aksi saling dorong.

Dalam rekaman video yang diterima penafaktual.com, tampak Rusdi mengenakkan kaos berwarna merah hitam dan memakai topi.

Dalam rekaman juga memperlihatkan seorang pria yang mengenakan kaos warna biru, yang diketahui bagian dari kelompok ormas. Ia terlihat melontarkan kata-kata dengan nada tinggi dan sempat menyikut Rusdi, sehingga nyaris tersungkur ke tanah.

‎Sejumlah personel kepolisian yang berada di lokasi berusaha menengahi perdebatan tersebut ‎ guna mencegah situasi berkembang menjadi keributan besar.

‎Karu II Patroli Cipkon Polresta Kendari, Aiptu Amrullah, membenarkan adanya penutupan akses jalan tersebut. Ia mengatakan aksi itu dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan ormas.

“Kami menerima informasi dari masyarakat, kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan,” kata, Aiptu Amrullah.

‎Aiptu Amrullah mengatakan upaya mediasi telah dilakukan dengan menghadirkan pihak kelurahan untuk mencari solusi. Namun tiba-tiba keributan terjadi ketika Rusdi menanyakan identitas kelompok ormas tersebut.

“Pak Lurah (Rusdi) disikut saat menanyakan identitas dan maksud kelompok tersebut. Pak Lurah tidak mengenal mereka, tetapi justru mendapat perlakuan seperti itu, sementara mereka mengaku sebagai perwakilan masyarakat,” katanya. (lin)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pria di Tirawatu Koltim Diringkus Polisi, Puluhan Gram Sabu Diamankan

25 Januari 2026 - 12:18 WITA

RTRW jadi Alasan, IUP Tambang Batu Gamping di Pulau Senja Moramu Utara Diperpanjang

25 Januari 2026 - 02:39 WITA

Nur Alam Siap Gugat Pemprov Sultra jika SIP Dicabut dan DUM Dibatalkan

24 Januari 2026 - 17:50 WITA

Kecelakaan di Bombana: Truk Hino Tabrak Sigra, 1 Orang Dilarikan ke RS

23 Januari 2026 - 21:23 WITA

JMSI Sultra Somasi Kepala Dinas Pariwisata atas Tuduhan Media “Abal-abal”

23 Januari 2026 - 20:44 WITA

Kebakaran Kios Sembako di Poasia Kendari, Kerugian Ditaksir Capai Rp250 Juta

23 Januari 2026 - 19:20 WITA

Trending di Hukrim