Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

News · 8 Jan 2026 10:21 WITA ·

KNPI Soroti Sikap DPRD Sultra: Jangan Reaktif dalam Kisruh Ketenagakerjaan PT WIN!


 Yusran, S.Pd., Ketua KNPI Konawe Selatan. Foto: Istimewa Perbesar

Yusran, S.Pd., Ketua KNPI Konawe Selatan. Foto: Istimewa

KONAWE SELATAN – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, menyoroti sikap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra yang memberikan rekomendasi untuk mencabut izin tenaga kerja dan menghentikan aktivitas PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN) akibat kisruh ketenagakerjaan.

KNPI menilai, perhatian DPRD terhadap persoalan ketenagakerjaan wajar, tapi harus dalam koridor kewenangan konstitusional.

“Legislatif memiliki fungsi pengawasan, tapi pencabutan izin dan penghentian aktivitas usaha harus melalui prosedur hukum dan administratif yang jelas,” kata Ketua KNPI Yusran, S.Pd.

Yusran mengingatkan, rekomendasi penghentian aktivitas perusahaan harus bijak, proporsional, dan berbasis hukum. Langkah reaktif bisa menimbulkan persoalan hukum baru dan merugikan pekerja.

“KNPI mendukung penegakan norma ketenagakerjaan, tapi harus diiringi kepatuhan terhadap hukum,” katanya.

Yusran juga mempertanyakan, jika Perjanjian Bersama (PB) antara pengusaha dan karyawan cacat formil dan material, harus diselesaikan melalui lembaga peradilan hubungan industrial, bukan sepihak.

KNPI berharap, DPRD lebih fokus pada pengawasan dan fasilitasi, serta mengedepankan dialog dan transparansi. Penyelesaian persoalan ketenagakerjaan harus berkeadilan dan berkelanjutan.(red)

Artikel ini telah dibaca 160 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Definisi Fakir Miskin dalam Penyaluran Bansos Dinilai Belum Jelas, Akademisi UM Kendari Minta Revisi Regulasi

16 September 2026 - 18:37 WITA

Karyawati Rumah Makan di Konsel Ditemukan Tewas, Mulut Tersumbat Kain

16 September 2026 - 17:18 WITA

Mulai Januari 2027, PPPK Paruh Waktu di Daerah Direncanakan Beralih Jadi Penuh Waktu

16 September 2026 - 16:36 WITA

Tiga Besar Calon Sekda Sultra Resmi Diumumkan, Ini Daftar Namanya

16 September 2026 - 09:32 WITA

Dua Pria di Kendari Ditangkap Usai Diduga Curi Handphone, Beraksi Saat Korban Panen Pisang

15 September 2026 - 16:44 WITA

Hendak Cari Ikan di Rawa, Pria 52 Tahun Dilaporkan Hilang di Hutan Anggoro Konawe

15 September 2026 - 14:31 WITA

Trending di News