Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 31 Okt 2025 09:58 WITA ·

Konstatering Lahan Segitiga Tapak Kuda Berjalan Lancar dan Kondusif


 Kuasa khusus Kopperson, Fianus Arung, bersama relawan keadilan saat konferensi pers. Foto: Istimewa Perbesar

Kuasa khusus Kopperson, Fianus Arung, bersama relawan keadilan saat konferensi pers. Foto: Istimewa

KENDARI – Pengadilan Negeri (PN) Kota Kendari telah berhasil melaksanakan prosesi konstatering lahan segitiga tapak kuda di Keluaran Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis, 30 Oktober 2025. Meskipun sebelumnya sempat terhambat akibat aksi penolakan masyarakat, konstatering dapat berjalan dengan lancar dan kondusif berkat pengamanan yang ketat.

Kuasa khusus Kopperson, Fianus Arung, mengungkapkan bahwa pihaknya tetap berpatokan pada hukum dan tidak melakukan tindakan anarkis meskipun situasi sempat memanas.

“Jadi kami sudah ke lokasi titik pertama dan sebelum pengambilan titik massa mulai anarkis, tetapi kami tetap berpatokan pada hukum dan tidak ada teman-teman dari kami yang melakukan tindakan anarkis,” ungkapnya.

Konstatering lahan segitiga tapak kuda ini berdasarkan Putusan Pengadilan PN Kota Kendari Nomor 48/Pdt.G/1993/PN KDI tanggal 22 September 2025. Dengan pembacaan penetapan konstatering dari juru sita PN Kota Kendari, KSU-Kopperson memiliki dasar hukum tetap untuk melaksanakan pelaporan ke Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI).

“Dari pihak pengadilan mengatakan semua sudah selesai dan sudah ada dasar untuk dipakai sebagai pelaporan ke Mahkamah Agung. Sebab pembacaan penetapan konstatering sudah dibacakan oleh Juru sita pengadilan dengan kondusif dan semua berjalan dengan lancar,” tegas Fianus Arung.

Dalam prosesi pengawalan konstatering lahan segitiga tapak kuda ini, Kopperson mengerahkan kurang lebih 700 orang untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses konstatering.(red)

Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Gubernur Sultra Rotasi 25 Kepala SMA/SMK Negeri, Ini Daftar Lengkapnya

21 September 2026 - 11:49 WITA

HIPPMA-NAB Minta Publik Hormati Klarifikasi SPBUN Jompi Jaya Sentosa

20 September 2026 - 21:48 WITA

DPW dan 9 DPD Pemuda LIRA Sultra Resmi Dilantik, Siap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

20 September 2026 - 18:07 WITA

Anggota DPRD Bombana Sudiami Dukung Penuh Pembangunan KNMP di Kabaena

20 September 2026 - 07:59 WITA

PT GAP Apresiasi Aksi Bersih Pantai dan Tanam Mangrove KUPP Lapuko di Moramo

17 September 2026 - 13:41 WITA

PT EMS Bantah Tudingan Distribusi Solar Ilegal, Klaim Seluruh Izin Lengkap

11 September 2026 - 20:02 WITA

Trending di Daerah