Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 15 Okt 2025 16:56 WITA ·

Muhamad Saleh: Moderasi Beragama dan Menjaga Lingkungan Kunci Kerukunan Umat


 Kepala Kantor Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Muhamad Saleh, membuka kegiatan Dialog Ormas Kepemudaan (OKP) Islam Lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto: Istimewa
Perbesar

Kepala Kantor Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Muhamad Saleh, membuka kegiatan Dialog Ormas Kepemudaan (OKP) Islam Lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto: Istimewa

KENDARI – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Muhamad Saleh, membuka secara resmi kegiatan Dialog Ormas Kepemudaan (OKP) Islam Lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan Direktorat Penais Ditjen Bimas Islam Kemenag RI di Hotel Claro Kendari pada 15 Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Saleh menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai salah satu program prioritas nasional.

“Moderasi beragama bukan berarti memoderasi agama, tetapi bagaimana dalam beragama kita mampu bersikap adil, inklusif, dan toleran dalam kehidupan berbangsa,” ungkapnya.

Saleh juga menyoroti pentingnya keluarga maslahat yang tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga memiliki ketahanan moral, sosial, dan spiritual.

“Keluarga maslahat adalah investasi jangka panjang bagi peradaban bangsa,” tambahnya.

Selain itu, Saleh menekankan bahwa kerukunan umat beragama harus terus-menerus diupayakan, dijaga, dan dirawat bersama.

“Kementerian Agama memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan harmoni antarumat beragama tetap terjaga,” ujarnya.

Saleh juga menyinggung pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari ibadah. “Ajaran semua agama mengajarkan manusia untuk merawat bumi ini sebagai amanah Tuhan,” sebutnya.

Saleh berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang berbagi praktik baik, saling menginspirasi, dan membangun jejaring lintas sektor serta lintas iman.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai titik tolak untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun masyarakat yang harmonis, berdaya, dan berwawasan lingkungan,” pungkasnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Dua Rumah di Muna Barat Terbakar, Terdengar Tiga Kali Ledakan dari Dapur

9 September 2026 - 12:02 WITA

Jatuh dari Pohon Enau Setinggi 8 Meter, Lansia di Barangka Mubar Tewas

7 September 2026 - 17:51 WITA

Sinergi PAAP dan Polairud Perkuat Pengawasan di Teluk Kulisusu 

6 September 2026 - 22:09 WITA

Toyota Yaris Tabrak Median Jalan di Konsel, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

6 September 2026 - 12:38 WITA

Lansia yang Hilang di Hutan Tongkuno Muna Ditemukan Selamat, Tersesat Selama 3 Hari

6 September 2026 - 01:43 WITA

Pasang Jerat di Hutan Tongkuno, Lansia di Muna Tak Kunjung Kembali

5 September 2026 - 18:46 WITA

Trending di Daerah