Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 1 Sep 2025 20:53 WITA ·

LBH HAMI Sultra Minta Pendemo Hindari Anarkisme dan Fokus pada Tuntutan


 Ketua LBH Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Provinsi Sulawesi Tenggara, Andri Darmawan menyampaikan orasi. Foto: Penafaktual.com
Perbesar

Ketua LBH Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Provinsi Sulawesi Tenggara, Andri Darmawan menyampaikan orasi. Foto: Penafaktual.com

KENDARI – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengimbau para pendemo yang menggelar demonstrasi di sejumlah titik di Kota Kendari untuk tetap tertib, menghindari pengrusakan fasilitas, dan tidak melakukan tindakan anarkis.

“Kepada peserta aksi, kami mengimbau untuk menggelar aksi damai, fokus pada tuntutan, aspirasi, dan juga waspada terhadap berbagai macam provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang sengaja ingin membenturkan massa aksi,” ucap Ketua LBH HAMI Sultra, Andri Darmawan, pada Senin, 1 September 2025.

Menurut Andri, aksi demonstrasi yang serentak dilaksanakan di Indonesia, termasuk di Kota Kendari, merupakan hak setiap warga negara dalam menyampaikan aspirasi di muka umum.

Oleh karena itu, demonstrasi yang digalang oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga masyarakat, dalam merespons isu demonstrasi dan kebijakan pemerintah, tidak boleh dilarang atau dibungkam.

“Demonstrasi adalah hak-hak rakyat sebagaimana diatur di dalam konstitusi,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Andri juga menyampaikan bahwa LBH HAMI membuka posko krisis bela rakyat untuk memberikan bantuan hukum kepada pendemo yang mendapat tindakan represif dari pihak aparat kepolisian.

“LBH HAMI siap memberikan bantuan hukum kepada peserta massa aksi yang ditangkap, dianiaya, atau ditahan secara paksa tanpa sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tutupnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Cegah Jemaah Terlantar, DPRD Bombana Desak Kemenhaj Sultra Awasi Travel Nakal

6 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kisah Inspiratif H Muslim, Anggota Polres Kolaka Bangun Masjid dan Ponpes Tahfiz di Kolaka

5 Oktober 2026 - 20:45 WITA

Kecelakaan Maut di Wundulako Kolaka, Karyawan PT SJS Tewas Usai Motor Tabrak Dump Truck

5 Oktober 2026 - 15:30 WITA

Diduga Tabrak Aturan Tata Ruang, Gerai Koperasi Merah Putih di Kasilampe Terancam Dibongkar

5 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Rumah Warga di Tinanggea Konsel Terbakar, Motor hingga Dokumen Penting Ikut Hangus

2 Oktober 2026 - 13:23 WITA

Pria 63 Tahun di Muna Hilang, Sudah 2 Hari 3 Malam Belum Pulang

29 September 2026 - 09:24 WITA

Trending di Daerah