Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Nasional · 4 Agu 2025 10:48 WITA ·

Kadin Akan Retret di Lembah Tidar untuk Perkuat Konsolidasi Internal


 Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie Perbesar

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie

JAKARTA – Kadin Indonesia akan menggelar retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, pada 7-10 Agustus 2025. Retret ini akan diikuti oleh sekitar 250 pengurus Kadin se-Indonesia, termasuk Ketua Umum Kadin Indonesia, para Wakil Ketua Umum Koordinator (WKUK), para Wakil Ketua Umum (WKU), para Kepala Badan (Kabadan), para Ketua Umum Kadin Provinsi, dan lainnya.

Retret ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan para pemimpin dunia usaha dan memperkuat konsolidasi internal Kadin.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengatakan bahwa retret ini akan menjadi ajang untuk menyelaraskan visi dan kegiatan Kadin dengan kebijakan pembangunan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Peserta retret akan diberikan berbagai materi ekonomi, politik, dan wawasan kebangsaan. Materi ekonomi akan berfokus pada empat program quick win gotong royong Kadin-pemerintah, yaitu program Makan Bergizi Gratis (MBG), Klinik Gotong Royong untuk pemeriksaan kesehatan gratis, Pembangunan Tiga Juta Rumah, dan program Pengiriman Pekerja Migran.

Selain itu, peserta juga akan diberikan materi tentang kedaulatan energi dan kedaulatan pangan, serta upaya meningkatkan investasi dan perdagangan.

Anindya Novyan Bakrie berharap bahwa retret ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa dunia usaha adalah bagian dari sistem pertahanan semesta.

“Kita harus menjadi pengusaha pejuang yang menghayati nilai Pancasila, semangat gotong royong, dan khususnya sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” kata Anin, panggilan akrab Anindya Novyan Bakrie.

Retret ini juga diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan berwawasan kebangsaan di kalangan pengusaha. Dengan demikian, para pengusaha dapat menjadi mitra aktif pemerintah yang memberikan kontribusi riil kepada bangsa dan negara.

“Kita harus memiliki wawasan global dan mampu menghadapi tantangan yang semakin kompleks,” tambah Anin.

Setiap peserta retret akan diberikan sertifikat sebagai tanda lulus retret. Sertifikat ini diharapkan dapat menjadi bukti bahwa para pengusaha telah mengikuti retret dan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi pengusaha pejuang.

Tujuan retret ini adalah untuk meningkatkan wawasan kebangsaan para pemimpin dunia usaha, menyelaraskan visi Kadin dengan arah pembangunan nasional, menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa dunia usaha adalah bagian dari sistem pertahanan semesta, mendorong kontribusi dunia usaha dalam pembangunan berkelanjutan dan ketahanan nasional, serta memperkuat konsolidasi Kadin hingga ke kabupaten dan kota.

Pemateri retret akan terdiri dari berbagai tokoh dan ahli, termasuk Menko Perekonomian, Menko Pangan, Menko Infrastruktur, Menteri Keuangan, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri Investasi, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas. Selain itu, juga akan ada pemateri dari luar bidang ekonomi, seperti Menko Polhukam, Menlu, Mendagri, Gubernur Lemhanas, dan Gubernur Akmil.

Dengan demikian, retret Kadin di Lembah Tidar diharapkan dapat menjadi momentum penting bagi para pengusaha untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan konsolidasi internal. Dengan demikian, para pengusaha dapat menjadi mitra aktif pemerintah yang memberikan kontribusi riil kepada bangsa dan negara.(red)

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Ideologi Pembangunan Prabowo Jawaban untuk Kegelisahan di “Paradoks Indonesia”

12 Mei 2026 - 17:36 WITA

Revisi UU Hak Cipta, Dewan Pers Minta Karya Jurnalistik Diakui sebagai Ciptaan yang Dilindungi

25 April 2026 - 16:37 WITA

Wujudkan Asta Cita Presiden, Polri Serahkan 378 Rumah Subsidi di Sultra

22 April 2026 - 09:25 WITA

Tak Hanya Mako Brimob, Wakapolri Resmikan 17 Jembatan Perintis di Sultra

22 April 2026 - 09:15 WITA

Dapat Hibah 28 Hektare, Polri Bangun Tiga Mako Brimob di Sulawesi Tenggara

22 April 2026 - 08:57 WITA

Pembicaraan Damai AS-Iran Gagal, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

12 April 2026 - 17:34 WITA

Trending di Nasional