Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 8 Jul 2025 22:43 WITA ·

Lurah Dongkala Gelar Musyawarah Bersama Masyarakat Bahas Kepengurusan Air Bersih


 Musyawarah membahas kepengurusan air bersih Kelurahan Dongkala guna mewujudkan kesejahteraan dan keberlangsungan hidup masyarakat yang berkelanjutan. Foto: Istimewa  Perbesar

Musyawarah membahas kepengurusan air bersih Kelurahan Dongkala guna mewujudkan kesejahteraan dan keberlangsungan hidup masyarakat yang berkelanjutan. Foto: Istimewa

BOMBANA – Lurah Dongkala, Mufassir, menggelar musyawarah bersama masyarakat untuk membahas persoalan kepengurusan air bersih guna mewujudkan kesejahteraan dan keberlangsungan hidup masyarakat yang berkelanjutan. Kegiatan tersebut digelar di Balai Kelurahan Dongkala, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, pada hari Selasa, 8 Juli 2025.

Kelurahan Dongkala, yang terletak di Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, dikenal dengan keberagaman budayanya dan potensi sumber daya alamnya yang melimpah. Namun, tantangan akses terhadap air bersih masih menjadi isu kritis di beberapa desa, termasuk Kelurahan Dongkala.

Dalam musyawarah tersebut, Fais menyampaikan bahwa kepengurusan air bersih di Kelurahan Dongkala perlu dikelola dengan baik agar dapat berjalan dengan lancar. Ia juga menyebutkan bahwa biaya operasional air minum saat ini ditanggung oleh pihak perusahaan, namun tidak ada kepastian apakah biaya tersebut akan terus ada di masa depan.

“Karena kita dengar selama ini yang biayain operasional air minum ini adalah dari pihak perusahaan, nah sekarang ini pihak perusahaan lagi tanda tanya, apakah bulan depan ada atau tidak ada dan tentunya semua itu kita harus sama-sama memikirkan kelanjutan air ini supaya bisa berjalan dengan baik,” ungkap Fais.

Dari hasil musyawarah tersebut, Laopi ditunjuk sebagai pengurus air bersih di Kelurahan Dongkala. Ia menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah ini dengan komitmennya untuk mengurus air bersih demi kesejahteraan dan keberlangsungan hidup masyarakat Dongkala.

“Saya siap menjalankan tugas saya dengan baik,” kata Laopi.

Fais berharap bahwa musyawarah pembentukan kepengurusan air bersih ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan pelayanan masyarakat yang maksimal dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Pemerintah Kelurahan harus hadir dengan solusi konkret dan berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya belajar, tapi juga membangun jaringan kerja sama untuk kemajuan bersama,” tutupnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 121 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kabid Akuntansi BKAD Muna Meninggal Dunia, Diduga Usai Mengikuti Lomba Bola Gotong 

29 Juli 2026 - 18:03 WITA

Rumah Warga di Konawe Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta

28 Juli 2026 - 15:44 WITA

Bupati Konsel Apresiasi PT GAP, Program PPM Rp859,4 Juta Jadi Bukti Nyata Kontribusi Investasi Tambang

28 Juli 2026 - 14:24 WITA

Mobil Hangus Terbakar di Wakorumba Utara Butur, Kerugian Capai Rp100 Juta

25 Juli 2026 - 10:29 WITA

Kantor Desa Marombo Pantai Konawe Utara Disegel Warga, Kades Dituntut Mundur Gegara Dana Lahan Tambang

24 Juli 2026 - 15:01 WITA

Dukung Program MUI, Bank Sultra Serahkan Bantuan Operasional Rp200 Juta di Kendari

22 Juli 2026 - 14:07 WITA

Trending di Daerah