Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 22 Apr 2025 17:21 WITA ·

Terungkap, Solar Ilegal di Lalonggasmeeto Diperoleh dari Nelayan


 Komisi III DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat dengar pendapat soal aktivitas ilegal dugaan penimbunan BBM Solar subsidi di Kecam Lalonggasmeeto, Kabupaten Konawe. Foto: Istimewa Perbesar

Komisi III DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat dengar pendapat soal aktivitas ilegal dugaan penimbunan BBM Solar subsidi di Kecam Lalonggasmeeto, Kabupaten Konawe. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM – Komisi III DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) ungkap aktivitas ilegal dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar subsidi di Kecamatan Lalonggasmeeto, Kabupaten Konawe, dalam lanjutan Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin, 21 April 2025 siang tadi.

Dalam RDP itu, Ketua Komisi III DPRD Sultra, Suleha Sanusi beberkan hasil kunjungan beberapa waktu lalu, di lokasi tempat dimana penimbunan ilegal BBM Solar subsidi dimaksud.

“Kalau Lalonggasmeeto saya sendiri ke sana, ada foto-foto dan mobil tangki,” katanya.

Selain itu, dirinya menemukan fakta bahwa penimbunan ilegal BBM Solar subsidi benar adanya, sebagaimana materi penemuan penimbunan BBM ilegal yang diadukan masyarakat ke DPRD Sultra.

Bahkan lanjut politisi Partai Demkrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini, praktek ilegal tersebut diakui owner atau pemilik bernama Irma yang diduga menimbun BBM Solar subsidi.

“Ownernya sendiri, Ibu Irma sudah menyatakan kepada saya bahwa itu ilegal, karena memang mereka tidak ada surat-surat apa semua,” beber Suleha Sanusi.

Untuk bagaimana ia mendapatkan BBM Solar subsidi untuk kemudian diperjual belikan secara ilegal, itu diperoleh dari nelayan.

“Katanya, dia (Irma) mengambil dari nelayan-nelayan, itu dalam kondisi tidak bagus Solar nya,” jelas dia.

Hanya cukup disayangkan, RDP kali ini yang bersangkutan tidak hadir, dan ini sudah kedua kalinya ia mangkir dari RDP menyoal kasus penimbunan BBM Solar subsidi di Lalonggasmeeto.

“Kita punya aturan, kalau panggilan ketiga masih diabaikan, kami di DPRD Sultra bakal keluarkan rekomendasi,” tukasnya.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 440 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Rem Mendadak, Mobil Karimun Tabrak Tiang Lampu di Poros Bandara Haluoleo

29 Maret 2026 - 12:33 WITA

Launching dan Penandatanganan MoU SPPG Polri di Landawe, Wujud Nyata Polres Konut Dukung Program Pemerintah

28 Maret 2026 - 20:18 WITA

Nyalip di Tikungan Turunan, Pemotor di Kolaka Tewas Usai Tabrak Mobil WR-V

28 Maret 2026 - 18:31 WITA

Bank Sultra Dukung Pembiayaan Pemkab Konut, 39 Proyek Strategis Siap Dijalankan

28 Maret 2026 - 09:33 WITA

BPJN Sultra Batasi Angkutan Ore Nikel PT ST Nickel Resources, Maksimal 50 Ret per Hari

26 Maret 2026 - 19:49 WITA

Operator Ekskavator Tewas Tertimpa Batu Saat Bekerja di Baubau

26 Maret 2026 - 14:48 WITA

Trending di Daerah