Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 7 Agu 2024 11:04 WITA ·

Jelang Pilkada 2024, Polda Sultra Deklarasi Damai Bersama Tokoh Paguyuban


 Jelang Pilkada 2024, Polda Sultra Deklarasi Damai Bersama Tokoh Paguyuban Perbesar

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak di Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2024, para tokoh paguyuban kesukuan se-Sultra berkumpul untuk mendeklarasikan Pilkada damai di Kendari, Selasa, 6 Agustus 2024. Acara ini menjadi momen penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan di tengah masyarakat Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulawesi Tenggara, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta para ketua dan pengurus paguyuban kesukuan dari berbagai daerah di Sultra. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan Pilkada 2024 berjalan dengan aman, damai, dan lancar.

Direktorat Intelkam Polda Sulawesi Tenggara menjadi penggagas utama acara ini dengan merangkul berbagai tokoh adat dan budaya dari berbagai suku di Sulawesi Tenggara. Di antara mereka yang hadir adalah DPP Lembaga Adat Tolaki, Lembaga Budaya Muna, Kerukunan Keluarga Buton-BauBau, Kerukunan Keluarga Moronene, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Kerukunan Keluarga Jawa, Paguyuban Pasundan Sultra, Perhimpunan Masyarakat Toraja, Kerukunan Keluarga NTT, Banjar Suka-Duka Sindu Marta Bali Sultra dan Kerukunan Keluarga Bajo.

Deklarasi Pilkada damai ini bertujuan untuk memperkokoh kerukunan antar suku dan memastikan partisipasi masyarakat dalam menjaga suasana damai selama proses Pilkada. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan masyarakat Sulawesi Tenggara dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama masa pemilihan.

Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Polda Sultra akan terus melakukan upaya preventif dan preemptif dalam menjaga keamanan. Salah satu langkahnya adalah dengan mengajak tokoh masyarakat dan agama untuk bersama-sama menciptakan suasana yang sejuk dan damai, terutama menjelang Pilkada serentak 2024.

Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ketua paguyuban kesukuan yang telah bekerja sama dengan Polda Sultra dalam menjaga keamanan daerah.

“Mari kita sama-sama menjaga agar Sulawesi Tenggara tetap kondusif,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Pj Gubernur Sultra Komjen Pol (Purn) Andap Budhi Revianto, bahwa tujuan deklarasi yakni untuk mewujudkan, menyatukan hati dan pikiran, teguhkan komitmen pada momen silaturahmi untuk Sultra yang aman, damai, dan kondusif.

“Kita wujudkan Sultra yang kita cintai, sejahtera dan modern ” ungkap Pj Gubernur.

Sementara itu, salah satu perwakilan masyarakat Paguyuban Pasundan Sultra, Taufik Qurahman mengajak semua masyarakat Sulawesi Tenggara khususnya masyarakat Sunda yang telah lama bermukim di Sultra agar bersama-sama mendukung pelaksanaan pilkada 2024 yang aman, damai dan kondusif.

“Jangan mudah terpancing dengan isu-isu provokasi bernada Sara yang dapat memecah belah, ” ungkap pria yang akrab disapa Kang Upik yang lahir dan besar di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara.

Dengan penandatanganan deklarasi damai yang dilaksanakan oleh semua perwakilan paguyuban kesukuan ini, seluruh elemen masyarakat di Sulawesi Tenggara diharapkan dapat bersatu padu untuk memastikan Pilkada 2024 berlangsung dalam suasana yang harmonis dan tanpa gangguan.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Abdul Rahman Siap Pimpin IKA Unsultra, Fokus pada Sinergi dan Kolaborasi

15 Maret 2026 - 23:35 WITA

Mubes IKA Unsultra Bakal Digelar April 2026, Persiapan 80 Persen

15 Maret 2026 - 23:22 WITA

Kecelakaan di Bypass Kolaka–Pomala, Petani 60 Tahun Meninggal di TKP

15 Maret 2026 - 20:33 WITA

Kebakaran Masjid Jami Alfatah di Bombana, Kerugian Ditaksir Rp10 Juta

15 Maret 2026 - 00:48 WITA

Bank Sultra Naikkan Rasio Dividen Jadi 75 Persen, Perkuat PAD Daerah

14 Maret 2026 - 20:51 WITA

Diduga Putar Balik Tanpa Cek Spion, Pengendara Mio Ditabrak Innova di Molawe Konut

14 Maret 2026 - 19:53 WITA

Trending di Daerah