Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 24 Mei 2023 23:03 WITA ·

Puluhan Ribu Ton Kargo Diduga Hasil Ilegal Mining di Morombo Akan Dijual Pakai Dokumen Terbang?


 Ilustrasi stock file nikel. sumber: cnnindonesia.com Perbesar

Ilustrasi stock file nikel. sumber: cnnindonesia.com

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Puluhan ribu ton kargo diduga ilegal yang berada di Blok Morombo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) rencananya bakal dijual oleh sejumlah oknum dalam waktu dekat.

Hal itu diungkapkan Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Sulkarnain, Rabu, 24 Mei 2023.

Puluhan ribu kargo tersebut terindikasi berasal dari para penambang ilegal yang sudah menggarap nikel di Blok Morombo sejak lama.

“Disinyalir, beberapa di antaranya bahkan sudah terparkir di sejumlah stock file pemilik IUP dan siap diangkut ke kapal tongkang,” ungkap Sulkarnain.

Hasil penambangan ilegal itu akan dipaksakan untuk dijual menggunakan dokumen terbang (Dokter).

“Kargo itu di paksakan untuk di jual menggunakan Dokter dari pemilik IUP,” ucapnya.

Mantan Ketua HMI Cabang Kendari itu menduga, polemik terkait penutupan sejumlah Jetty di Morombo ada kaitannya dengan rencana penjualan barang-barang yang diduga ilegal tersebut.(**)

Artikel ini telah dibaca 201 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

PT GAP Apresiasi Aksi Bersih Pantai dan Tanam Mangrove KUPP Lapuko di Moramo

17 September 2026 - 13:41 WITA

PT EMS Bantah Tudingan Distribusi Solar Ilegal, Klaim Seluruh Izin Lengkap

11 September 2026 - 20:02 WITA

Dua Rumah di Muna Barat Terbakar, Terdengar Tiga Kali Ledakan dari Dapur

9 September 2026 - 12:02 WITA

Jatuh dari Pohon Enau Setinggi 8 Meter, Lansia di Barangka Mubar Tewas

7 September 2026 - 17:51 WITA

Sinergi PAAP dan Polairud Perkuat Pengawasan di Teluk Kulisusu 

6 September 2026 - 22:09 WITA

Toyota Yaris Tabrak Median Jalan di Konsel, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

6 September 2026 - 12:38 WITA

Trending di Daerah