Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 21 Feb 2026 10:14 WITA ·

Transparansi Program Desa Latali Kolaka Utara Dipertanyakan, Warga Minta APH Telusuri Anggran Ratusan Juta


 Warga pertanyaan transparansi pengelolaan anggaran di Desa Latali Kolaka Utara. Foto: Istimewa Perbesar

Warga pertanyaan transparansi pengelolaan anggaran di Desa Latali Kolaka Utara. Foto: Istimewa

KOLAKA UTARA – Sejumlah program di Desa Latali, Kecamatan Pakue Tengah, Kabupaten Kolaka Utara, menjadi sorotan warga karena dinilai kurang transparan dalam pengelolaannya.

Hal tersebut disampaikan Dira, aktivis sekaligus warga Desa Latali, saat ditemui awak media, Kamis, 20 Februari 2026. “Sejumlah program desa perlu dibuka secara transparan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan asumsi dan pertanyaan di tengah warga,” ujar Dira.

Ia menjelaskan, beberapa program yang menjadi perhatian di antaranya penyewaan tambak oleh BUMDes untuk program ketahanan pangan tahun 2025, serta penyewaan kandang ayam yang juga dikelola melalui BUMDes.

Menurutnya, program ketahanan pangan tersebut disebut-sebut memiliki alokasi anggaran sekitar Rp170 juta dan dinilai perlu dilakukan penjelasan terbuka terkait perencanaan serta rincian penggunaannya agar sesuai dengan prinsip kewajaran dan akuntabilitas.

Selain itu, pembangunan balai atau gedung desa yang menelan anggaran hingga ratusan juta rupiah juga menjadi perhatian karena hingga saat ini disebut belum rampung sepenuhnya.

Dira menyampaikan, masyarakat berharap Aparat Penegak Hukum (APH) dapat melakukan penelusuran secara objektif dan profesional terhadap seluruh program desa, khususnya yang berada dalam tahun anggaran 2025, guna memastikan tata kelola berjalan sesuai ketentuan.

Ia juga menekankan pentingnya proses klarifikasi yang terbuka agar tidak berkembang isu-isu yang dapat merugikan berbagai pihak.

Sementara itu, Tim Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Pemerintah Desa Latali guna memperoleh penjelasan resmi terkait pelaksanaan sejumlah program tersebut. (red)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pelindo Klarifikasi Dugaan Pungutan Liar Tiket Mudik Gratis, Hanya Salah Persepsi

12 Maret 2026 - 14:59 WITA

Mudik Gratis Jalur Laut Kendari–Raha Resmi Dimulai, 400 Penumpang Diberangkatkan

12 Maret 2026 - 14:35 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Anggoeya Kendari Terbakar

12 Maret 2026 - 11:18 WITA

Penertiban Kawasan Hutan di Konawe Utara, Satgas PKH 2025 Sosialisasikan Perpres

11 Maret 2026 - 19:32 WITA

Polres Konut Fokus Pengamanan Tempat Ibadah dan Objek Wisata saat Idul Fitri

11 Maret 2026 - 19:22 WITA

Kapolres Konut Pimpin Latpra Ops Ketupat Anoa 2026, Fokus Pengamanan Idul Fitri

11 Maret 2026 - 19:15 WITA

Trending di Daerah