Menu

Mode Gelap
Eks Presiden BEM UHO Minta Pj Gubernur Selesaikan Polemik Pengalihan Rute Kapal di Perairan Cempedak Jalur Kapal Cepat Kendari-Raha Dikembalikan ke Rute Awal Polisi Tangkap 10 Ton Solar Ilegal Milik Kepala Desa Tak Buka Pendaftaran, PPP Fokus Dorong ASR di Pilgub Sultra Benteng Kotano Wuna Sabet Rekor MURI Sebagai Benteng Terluas di Dunia

Nasional · 15 Des 2022 17:14 WITA ·

Wujud Kepedulian Polri Terhadap Disabilitas dan Seniman


 Police Art Festival Perbesar

Police Art Festival

PENAFAKTUAL.COM, JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Police Art Festival 2022. Festival ini dibuat sebagai wujud Polri memiliki kepedulian terhadap para seniman, serta turut berupaya mempresentasikan karya seni ke berbagai komunitas masyarakat.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, konsep Police Art Festival adalah nilai kolaborasi antar seniman, dalam mengekspresikan kreativitas seni per individu menjadi kesatuan karya dalam sarana media yang disediakan.

“Festival ini mengusung konsep kesederhanaan serta ramah lingkungan dalam berbagai kegiatan,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 15 Desember 2022.

Lebih lanjut, Dedi menuturkan festival ini juga akan diikuti oleh seniman penyandang disabilitas. Hal ini dilakukan sebagai langkah Polri mewujudkan lingkungan yang nyaman untuk para penyandang disabilitas, khususnya dalam bidang seni untuk mengapresiasi para seniman dengan keterbatasan yang dimilikinya agar tetap berkarya.

“Festival ini juga diadakan berkaitan dengan hari penyandang disabilitas internasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember,” ujarnya.

Selain peserta dari penyandang disabilitas, festival ini juga akan melibatkan seniman dari jalanan dan perwakilan Polda. Total ada 45 tim yang terlibat dalam festival ini, yang terdiri dari 10 tim Polda, 15 tim seniman disabilitas dan 20 tim seniman jalanan.

Lebih lanjut, Dedi menuturkan konsep festival ini tidak membawa nilai kompetisi atau tidak ada pemenang. Dalam festival ini nantinya juga akan dilakukan kegiatan melukis dan mini konser bersama seniman jalanan, serta penampilan tarian tradisional dari SLBN yang ada di Jakarta.

“Tentunya kegiatan ini akan melibatkan banyak komunitas serta seniman lokal yang bertujuan untuk mengapresiasi seniman jalanan sekitar, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang ramah disabilitas,” ucapnya.

Dalam pelaksanaan yang akan digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat pada Sabtu, 17 Desember, Polri mengusung tema ‘Menciptakan Lingkungan Masyarakat Inklusif, Aman dan Ramah Disabilitas’.

Tema tersebut diangkat untuk menunjukan peran Polri dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang adil dan ramah bagi penyandang disabilitas, sekaligus mengajak para generasi muda agar dapat ikut dalam proses percepatan pemulihan ekonomi Indonesia maju, serta membangun semangat kolaborasi dalam mengekspresikan nilai-nilai seni dan budaya di Indonesia.

Editor: Relang

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pentingnya Peran Keluarga dalam Mencegah Kejahatan Siber

3 Juni 2024 - 01:12 WITA

Konsep Kearifan Lokal Penting untuk Demokrasi Lingkungan Inklusif

25 Mei 2024 - 21:13 WITA

Revisi UU Penyiaran: Konflik Antara Platform Terestrial dan Digital

25 Mei 2024 - 20:11 WITA

Benteng Kotano Wuna Dapat Rekor MURI, KWR Jabodatabek Ucapkan Selamat ke Presiden PMMI

23 Mei 2024 - 19:14 WITA

Benteng Kotano Wuna Sabet Rekor MURI Sebagai Benteng Terluas di Dunia

23 Mei 2024 - 15:04 WITA

Kapolda Sultra Paparkan Penindakkan Illegal Mining kepada DPR RI

16 Mei 2024 - 09:58 WITA

Trending di Nasional