Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 5 Jul 2026 18:00 WITA ·

Warga Kembali Segel Kantor Desa Moasi Muna, Tuntut Transparansi Dana Desa dan Pengadaan Ayam Petelur


 Sejumlah warga Desa Moasi saat melakukan penyegelan kantor desa, Minggu (5/7/2026). Foto: Istimewa Perbesar

Sejumlah warga Desa Moasi saat melakukan penyegelan kantor desa, Minggu (5/7/2026). Foto: Istimewa

MUNA – Warga Desa Moasi, Kecamatan Towea, Kabupaten Muna, kembali menyegel Kantor Desa Moasi pada Minggu 5 Juli 2026. Aksi tersebut dilakukan karena warga menilai pemerintah desa belum memberikan penjelasan terkait tuntutan transparansi pengelolaan Dana Desa (DD) serta sejumlah program yang dipersoalkan masyarakat.

Warga sebelumnya menyoroti dugaan ketidaksesuaian pengadaan ayam petelur. Mereka mempertanyakan jumlah ayam yang semula disebut mencapai 950 ekor, namun kini tersisa sekitar 500 ekor.

Selain itu, warga juga mengaku belum memperoleh akses terhadap dokumen APBDes Tahun Anggaran 2023 dan 2024, sementara dokumen APBDes 2025 baru diperlihatkan.

“Sampai hari ini belum ada penjelasan dari pemerintah desa terkait pengadaan ayam petelur. Dokumen APBDes yang kami minta juga belum diberikan. Yang baru diperlihatkan hanya APBDes tahun 2025,” ujar salah seorang warga.

Warga juga menyayangkan tidak dilibatkannya masyarakat saat kunjungan Anggota Komisi I DPRD Muna yang sebelumnya datang untuk membuka kembali kantor desa yang sempat disegel.

“Kami hanya ingin mendapatkan penjelasan. Pemerintah desa sampai sekarang masih diam. Saat DPR turun, mereka hanya rapat dengan kepala desa dan aparatnya, sementara kami tidak diundang,” katanya.

Situasi sempat memanas ketika puluhan warga melakukan penyegelan ulang kantor desa. Adu mulut terjadi antara warga dengan sejumlah aparat desa dan beberapa ibu-ibu yang berada di lokasi hingga nyaris berujung bentrok.

Ketegangan akhirnya mereda setelah personel Polsek Towea tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan. Massa kemudian membubarkan diri dan meninggalkan area kantor desa.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Moasi terkait tuntutan warga tersebut. (red)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

KORAN Sultra Tolak Perpanjangan RKAB PT Tiran, Soroti Dugaan Kecelakaan Kerja

6 Juli 2026 - 14:22 WITA

HIPPMAKOT Kendari Resmi Terbentuk, Fokus Kawal Pendidikan dan Kesehatan

5 Juli 2026 - 22:26 WITA

Sempat Menangis di Rumah Tantenya, Petani di Kolaka Ditemukan Tewas Terapung

5 Juli 2026 - 21:23 WITA

Balapan Muna Cup Race 1 2026 Diwarnai Kecelakaan, Pembalap Diduga Tabrak Penonton

5 Juli 2026 - 20:50 WITA

HMI Kendari Gelar Diskusi Publik, Soroti Tantangan Program Makan Bergizi Gratis

5 Juli 2026 - 12:11 WITA

IRT Muda di Kendari Dilaporkan Hilang, Diduga Sempat Berkomunikasi dengan Pria

4 Juli 2026 - 18:02 WITA

Trending di Daerah