Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 28 Des 2025 20:22 WITA ·

Tragis! Nelayan di Buton Tengah Nyaris Tewas Diterkam Buaya


 Kondisi tubuh Supri mengalami luka parah usai diterkam buaya. Foto: Istimewa Perbesar

Kondisi tubuh Supri mengalami luka parah usai diterkam buaya. Foto: Istimewa

BUTON TENGAH – Seorang nelayan asal Desa Terapung, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng) bernama Supri mengalami luka parah di sekur tubuhnya usai diterkam buaya pada Sabtu 27 Desember 2025 malam.

Kapolsek Mawasangka, Iptu Kamaluddin membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan bahwa peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 20.00 Wita, saat korban hendak pulang dari melaut.

“Korban pulang melaut, sekitar pukul 20.00 wita lalu korban mau mengikat perahu,” kata Kamaluddin.

Namun, beberapa saat setelahnya, Supri diserang oleh seekor buaya. Betisnya digigit bahkan korban ditarik masuk ke dalam air.

Menyadari kondisinya dalam bahaya, korban lantas melakukan perlawanan dengan mencolok mata buaya tersebut dan akhirnya cengkraman sang buaya berhasil dilepas. Hewan jenis reptil ini terus berusaha menaklukkan korban dengan cara menggigit lengan korban hingga berlumuran darah.

“Korban tetap berusaha melawan dan akhirnya terlepas dari gigitan buaya,” kata Iptu Kamaluddin.

Setelah berhasil menyelamatkan diri, rekannya yang berada di lokasi langsung mengantarkan korban menuju ke Puskesmas Kanapa-napa untuk mendapatkan perawatan medis.

Atas kejadian itu, korban mengalami luka robek pada bagian betis, paha hingga lengan kanan. Iptu Kamaluddin menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati apabila sedang beraktivitas di laut guna mengantisipasi kejadian yang sama.

“Kami menghimbau masyarakat agar selalu waspada dan bisa mengamati secara teliti situasi serta kemunculan binatang reptil ini,” pungkasnya.(lin)

Artikel ini telah dibaca 211 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Curi Minyak Nilam Tujuan Makassar, Pria di Kolaka Diringkus Polisi di Pelabuhan

19 Februari 2026 - 12:31 WITA

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Berencana di Kendari Terungkap, Tengkorak Hancur dan Tulang Rusuk Patah

18 Februari 2026 - 15:57 WITA

Puluhan Jemaah Umrah Terlantar di Madinah, Polresta Kendari Naikkan Status ke Penyidikan

18 Februari 2026 - 15:52 WITA

Bejat! Oknum ASN di Pasarwajo Diduga Cabuli Dua Anak di Bawah Umur

17 Februari 2026 - 20:49 WITA

Pria Asal Muna Menyamar Jadi Perempuan, Gasak Dua Laptop di Kos Kendari

17 Februari 2026 - 14:59 WITA

Menggegerkan! Warga Amamotu Kolaka Temukan Kerangka Manusia di Hutan

16 Februari 2026 - 12:46 WITA

Trending di Hukrim