Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 6 Sep 2023 09:32 WITA ·

Terungkap, Siswa SMP di Muna Terdaftar di Dua Sekolah


 SMP Islam Terpadu Muna di Desa Lasunapa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna. Foto : Nursan Perbesar

SMP Islam Terpadu Muna di Desa Lasunapa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna. Foto : Nursan

PENAFAKTUAL.COM-MUNA, Sebanyak 11 peserta didik (siswa) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta Subulussalam di Kecamatan Duruka Kabupaten Muna terdaftar sebagai siswa di SMP Swasta Islam Terpadu Muna Bakti.

Padahal, sehari-harinya siswa tersebut aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar di MTs Subulussalam dan tidak pernah mendaftarkan diri di SMP Swasta Islam Terpadu Muna Bakti.

Siswa tersebut duduk dibangku kelas VIII dengan nomor induk siswa nasional (NISN) yang sama dan terdaftar dalam pangkalan data Dapodik SMP Islam Terpadu Muna Bakti dan di MTs Subulussalam.

Hal tersebut terungkap saat pihak MTs Subulussalam hendak mendaftarkan siswannya untuk mengikuti asesmen nasional tapi tidak bisa karena 11 siswa tersebut sudah didaftarkan pihak SMP Islam Terpadu Muna Bakti.

“Saat ini baru kelas 8 yang saya cek karena akan ikut asesmen, untuk kelas lain kelas 7 dan kelas 9 saya belum lacak datanya”, ungkap Operator MTs Subulussalam saat ditemui awak media di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Muna (Kemenag Muna).

Usai mengetahui hal itu, Hairil langsung meminta kepada pihak SMP Islam Terpadu Muna Bakti untuk mengeluarkan siswa MTs Subulusalam yang telah didaftarkan mengikuti asesmen nasional.

“Alhamdulilah sudah dikembalikan. Sudah ditarik kembali dari Asesmen sekitar minggu lalu, dan saya telah daftarkan kembali disini (MTs Subulussalam,” terangnya.

Ia juga tidak mengetahui secara pasti apa penyebab siswa MTs Subulusam terdaftar di SMP Islam Terpadu Muna Bakti, namun Hairil menegaskan bahwa selama ini siswa tersebut mendaftar dan mengikuti proses belajar mengajar di MTs Subulusalam.

“Saya juga pernah tanyakan alasan mereka (SMP Islam Terpadu Muna Bakti), soalnya siswa yang kami didik terdaftar disana dan tidak bisa ikut asesmen, jawababan kepala sekolah dia tidak tau, operatornya yang kerja,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala SMP Islam Terpadu Muna Bakti Wa Ode Nilawati Mizani mengatakan sudah menindaklanjuti permintaan pihak MTs Subulussalam untuk mengeluarkan siswa SMP Islam Terpadu Muna Bakti yang telah didaftarkan untuk mengikuti Asesmen Nasional.

“Saya keluarkan, saya hubungi pihak sekolahnya silahkan tarik siswanya,” ucapnya saat ditemui awak media, Selasa, 5 September 2023.

Nilawati menjelaskan bahwa siswa tersebut telah dikeluarkan setelah aplikasi Dapodik yang baru telah dirilis, sebab aplikasi yang lama sudah kadaluarsa, habis semester, sehingga pihaknya menunggu aplikasi dapodik yang baru.

“Sebelum tanggal 31 Agustus kita keluarkan, buat apa kita mau tahan,” ujarnya.

Lanjut Nilawati mengungkapkan alur kerja dari sekolah sudah sama-sama dimengerti, ada operator di SMP Islam Terpadu Muna Bakti dan ada operator MTs Subulussalam, sehingga bukan saja siswa dari sekolah tersebut yang siswanya ada di sekolah ini, dan ada pula siswa  SMP Islam Terpadu Muna Bakti terdaftar di sekolah lain.

“Bukan saja siswanya, kadang juga siswa kita ada di sekolah lain juga. Kita berpikiran baik, maksudnya kalau operator sudah bicara, kita tangani itu masalah. Kita mau tahan apa, kalau siswanya disana,” terangnya.

Ditanya alasan terkait adanya siswa MTs Subulusalam yang datanya ada di SMP Islam Terpadu Muna Bakti oleh awak media, Nilawati mengaku tidak mengetahui mengapa itu bisa terjadi, sehingga ia akan menanyakan terlebih dahulu kepada operatornya.

“Pendidikan saat ini tidak kayak dulu, kita juga guru heran, kenapa tidak seperti dulu, jadi bukan hanya mereka yang begitu, kita juga ada, jadi soal itu nanti saya tanyakan dulu ke operator,” tutupnya.

Penulis: Nursan

Artikel ini telah dibaca 865 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Dua Rumah Warga di Watonea Muna Ludes Terbakar, Kerugian Hampir Rp1 Miliar

27 Oktober 2026 - 20:24 WITA

Sertijab Kepala KSOP Kelas II Kendari, Wigyo Gantikan Capt Raman

26 Oktober 2026 - 12:40 WITA

Sat Lantas Polres Buton Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Anoa 2026 Mulai 26 Oktober

24 Oktober 2026 - 09:33 WITA

Polres Muna Bakal Gelar Operasi Patuh Anoa, Ini 10 Sasaran Prioritas yang Wajib Diketahui Pengendara

22 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas di Check Dam Tambang UBPN Kolaka

20 Oktober 2026 - 16:38 WITA

Diungkap Warga, Oknum Anggota DPRD Konsel Ternyata Pernah Bisniskan Alat Berat di PT GAP

17 Oktober 2026 - 11:43 WITA

Trending di Daerah