Menu

Mode Gelap
Eks Presiden BEM UHO Minta Pj Gubernur Selesaikan Polemik Pengalihan Rute Kapal di Perairan Cempedak Jalur Kapal Cepat Kendari-Raha Dikembalikan ke Rute Awal Polisi Tangkap 10 Ton Solar Ilegal Milik Kepala Desa Tak Buka Pendaftaran, PPP Fokus Dorong ASR di Pilgub Sultra Benteng Kotano Wuna Sabet Rekor MURI Sebagai Benteng Terluas di Dunia

Hukrim · 3 Nov 2023 19:44 WITA ·

Seorang Pria di Kendari Dianiaya OTK Hingga Meninggal Dunia


 Anggota Polresta Kendari sedang melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Foto: Istimewa
Perbesar

Anggota Polresta Kendari sedang melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Seorang pria bernama Patir (28) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) tewas usai dianiaya orang tidak dikenal (OTK). Polisi kini masih melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Saosao, Kelurahan Bende Kecamatan Kadia Kota Kendari

pada Jumat 3 November 2023, sekitar pukul 03.00 Wita. Polisi awalnya menerima laporan warga terkait adanya dugaan penganiayaan.

“Polresta Kendari telah menerima laporan tetang adanya dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan

korban meninggal dunia,” ujar Kepolresta Kendari Kombes Pol Muhamad Eka Faturahman.

Menurut informasi dari beberapa saksi bermula saat korban Patir sekitar Pukul 01.00 Wita sedang menjaga parkiran di Jalan tersebut.

kemudian didatangi oleh sekelompok orang tak dikenal langsung meminta uang kepada Korban. Namun karena korban tidak memberikan hingga akhirnya para pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Para Pelaku menggunakan benda tajam dan benda tumpul (keras) untuk melakukan penganiayaan kepada korba,” bebernya

Setelah menganiaya korban, para pelaku langsung melarikan diri. Sementara korban dibawa ke RS Bhayangkara oleh temannya.

“Keterangan dari petugas RS Bhayangkara, bahwa korban meninggal dunia sebelum tiba di RS Bhayangkara,” ungkapnya

Dia menambahkan, saaat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap para korban dan penyidikan untuk mengungkap para pelaku terkait motifnya.

“Pelaku diperkirakan 4 orang,” pungkasnya.(**)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polemik Tumpahan Ore Nikel di Perairan Labengki Diadukan ke Polda Sultra

14 Juni 2024 - 22:06 WITA

Forgema Minta Polda Sultra Periksa UKPBJ Bombana

14 Juni 2024 - 21:46 WITA

Polresta Kendari Musnahkan Dua Ton Miras Tradisional

14 Juni 2024 - 14:43 WITA

PT Tiran Didemo, Gegara Dugaan Smelter Fiktif

12 Juni 2024 - 23:14 WITA

Diduga Beli Ore Ilegal, PT Indonusa Diadukan ke KLHK dan Dirjen Pajak

12 Juni 2024 - 23:00 WITA

Pertahankan Tanahnya, Tujuh Warga Landipo Ajukan PK di PTUN

9 Juni 2024 - 16:22 WITA

Trending di Hukrim