Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 21 Feb 2025 00:37 WITA ·

Ratusan Karyawan PT VDNI dan OSS Demo Tuntut Kenaikan Gaji


 Ratusan karyawan PT VDNI dan PT OSS menggelar aksi demonstrasi menuntut kenaikan gaji pokok. Foto: Istimewa Perbesar

Ratusan karyawan PT VDNI dan PT OSS menggelar aksi demonstrasi menuntut kenaikan gaji pokok. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Ratusan karyawan PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) menggelar aksi demonstrasi menuntut kenaikan gaji pokok.

Tuntutan kenaikan gaji karyawan ini dirangkaikan dengan aksi unjuk rasa bertajuk “Tolak Upah Murah”.

Dalam aksi unjuk rasa kali ini melibatkan seluruh karyawan PT VDNI dan PT OSS serta aliansi masyarakat masyarakat adat Federasi Kesatuan Pekerja Nasional (FKSPN dan SPTK).

Berdasarkan video berdurasi 0.43 detik yang diterima Jurnalis media ini memperlihatkan suasana gerbang PT VDNI dipadati oleh ratusan karyawan.

Dari informasi yang diperoleh Jurnalis media ini, aksi unjuk rasa tersebut disebabkan oleh tidak adanya komitmen dari pihak perusahaan yang menjanjikan kenaikan gaji karyawan sebesar 6,5% pada bulan Januari.

Selain itu, perusahaan pernah menyampaikan akan mencanangkan kebijakan kenaikan gaji karyawan pada bulan Januari 2025.

Akan tetapi, sampai saat ini kenaikan gaji yang dijanjikan belum sepenuhnya terealisasi. Hal ini membuat ratusan karyawan geram hingga berujung pada aksi unjuk rasa.

Salah satu karyawan inisial T mengatakan, karyawan juga menuntut adanya tunjangan perumahan bagi yang telah berkeluarga dan tunjungan transportasi.

“Karyawan yang dituntut juga tunjangan rumah yang sudah menikah dengan transportasi,” katanya saat dihubungi media ini melalui sambungan Telpon WhatsApp.

Untuk diketahui, hingga sampai berita ini diterbitkan, Jurnalis media ini belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak perusahaan.(red)

Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Konawe, Pemotor Perempuan Meninggal Terlindas Truk

9 April 2026 - 13:41 WITA

Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Arombu Konawe, Kerugian Capai Rp350 Juta

8 April 2026 - 19:41 WITA

Mahasiswa UHO Demo DPRD Sultra, Desak Pengusutan Penyerangan Andrie Yunus dan Revisi UU Peradilan Militer

8 April 2026 - 18:06 WITA

Dua Motor Adu Banteng di Jalan Poros Opaasi Konsel, Dua Tewas dan Satu Luka

8 April 2026 - 12:10 WITA

Petani di Konsel Ditemukan Tewas di Kebun, Diduga Tersambar Petir

7 April 2026 - 17:34 WITA

Empat Perempuan Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Bombana, Dua Meninggal Dunia

7 April 2026 - 16:34 WITA

Trending di Daerah