Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 17 Jan 2026 20:06 WITA ·

Polisi Ungkap Hasil Visum Lansia yang Ditemukan Tewas di Kendari, Penyebab Masih Misteri


 Personel kepolisian saat mengevakuasi jenazah AR (67) yang ditemukan di atas kapal nelayan di Kendari. Foto: Istimewa Perbesar

Personel kepolisian saat mengevakuasi jenazah AR (67) yang ditemukan di atas kapal nelayan di Kendari. Foto: Istimewa

KENDARI – Hasil visum terhadap jenazah pria lansia inisial AR (67) yang ditemukan di atas perahu nelayan di Perairan Teluk Kendari, akhirnya terungkap. Meski demikian, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti meninggalnya korban.

Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Kendari, Iptu La Ode Hasmil Hamzah mengatakan berdasarkan hasil visum luar terhadap jenazah AR, tidak didapati tanda-tanda yang mencurigakan.

“Telah diperiksa jenazah, jenis kelamin laki-laki dengan usia 67 tahun, dengan  kesan gizi baik. Tidak terdapat tanda tanda keracunan dan tidak didapatkan tanda tanda kekerasan,” kata Iptu La Ode Hasmil saat dikonfirmasi, Sabtu, 17 Januari 2026.

Meskipun hasil visum luar didapati tanda-tanda mati lemas pada jenazah korban, Iptu La Ode Hasmil belum dapat menyimpulkan penyebab pasti meninggalnya korban.

“Sebab kematian tidak dapat ditentukan dengan pasti karena tidak dilakukannya visum dalam jenazah,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, AR ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di atas perahu nelayan di perairan Teluk Kendari tepatnya di Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli, Rabu, 14 Januari 2026 pagi.

‎Kapolsek KP3 Kendari, Iptu La Ode Hasmil Hamzah, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa AR merupakan warga asal Kelurahan Sisir, Kecamatan Kokas, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.

‎“Telah ditemukan mayat seorang laki-laki (AR) yang berada di dalam sebuah kapal nelayan,” kata Iptu La Ode Hasmil saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Rabu siang.

Ia mengatakan pihaknya memperoleh informasi dari masyarakat tentang ditemukannya jenazah korban sekitar pukul 08.20 Wita.

Berdasarkan keterangan saksi berinisial AW, ia hendak membawa makanan untuk diberikan kepada korban. Namun saat korban dipanggil oleh saksi, korban tidak menjawab. (lin)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pemda Bombana Batalkan Pengadaan Ambulance Laut: Pasien Kritis dari Kabaena Terpaksa Sewa Parahu Rp5 Juta

19 Januari 2026 - 09:08 WITA

Kaya SDA, Miskin Fasilitas Kesehatan: Pemda Bombana Hanya Setengah Hati Urus Kabaena?

18 Januari 2026 - 22:53 WITA

LBH HAMI Sultra Perkuat Komitmen Advokasi Hukum bagi Masyarakat

18 Januari 2026 - 21:16 WITA

Ambulance Laut Rusak, Pasien Kritis dari Kabaena Terpaksa Sewa Perahu Minimal Rp5 Juta

18 Januari 2026 - 20:40 WITA

Viral! Penumpang Keluhkan Tak Ada Grab di Bandara Halu Oleo, Lanud: Tidak Diperbolehkan

18 Januari 2026 - 08:14 WITA

IMI Sultra dan BNN Kota Kendari Bersinergi Lakukan Tes Urine

17 Januari 2026 - 20:50 WITA

Trending di Daerah