Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 13 Mar 2026 21:45 WITA ·

Petani di Konawe Meninggal Dunia Usai Tersambar Petir Saat Pulang dari Sawah


 Suasana duka di rumah petani yang meninggal usai tersambar petir di Konawe. Foto: Istimewa Perbesar

Suasana duka di rumah petani yang meninggal usai tersambar petir di Konawe. Foto: Istimewa

KONAWE – Seorang pria bernama Wayan Sunardo (57) meninggal dunia setelah diduga tersambar petir di area persawahan Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, pada Jumat, 13 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 Wita.

Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai petani dan merupakan warga Kelurahan Sendang Mulyasari, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe.

Kasi Humas Polres Konawe, Iptu Andi Abdul Gafur membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan, pihak Polsek Tongauna langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Benar, telah terjadi peristiwa seorang warga yang diduga tersambar petir saat berada di area persawahan di wilayah Kecamatan Tongauna. Personel Polsek Tongauna telah melakukan pulbaket serta monitoring di lokasi kejadian,” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat malam.

Menurut Andi Gafur, peristiwa tersebut bermula saat korban berada di area persawahan miliknya untuk mengecek tanaman padi. Tidak lama kemudian turun hujan disertai petir sehingga korban bergegas pulang dengan mengendarai sepeda motor.

Namun dalam perjalanan pulang, korban diduga tersambar petir hingga terjatuh. Akibat sambaran tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala dengan kondisi rambut hangus.

Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Wayan Sara (55), seorang petani yang juga merupakan warga Kelurahan Mekarsari. Setelah menemukan korban, saksi segera menghubungi pihak keluarga. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka di Kelurahan Sendang Mulyasari.

Saat ini jenazah korban telah dimandikan dan pihak keluarga tengah mempersiapkan prosesi pemakaman secara agama Katolik.

Andi Gafur juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah ketika hujan disertai petir.

“Apabila terjadi hujan deras disertai petir, masyarakat diimbau untuk segera mencari tempat perlindungan yang aman, menghindari berada di area terbuka seperti persawahan, lapangan, atau di bawah pohon besar, serta tidak menggunakan kendaraan di area terbuka jika kondisi petir sangat aktif,” jelasnya.

Ia menambahkan, kejadian warga tersambar petir di wilayah hukum Polsek Tongauna beberapa kali terjadi saat cuaca ekstrem, sehingga kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa.

Polres Konawe juga mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar rumah, khususnya bagi warga yang berprofesi sebagai petani atau bekerja di area terbuka. (lin)

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Sertijab Kepala KSOP Kelas II Kendari, Wigyo Gantikan Capt Raman

26 Oktober 2026 - 12:40 WITA

Sat Lantas Polres Buton Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Anoa 2026 Mulai 26 Oktober

24 Oktober 2026 - 09:33 WITA

Polres Muna Bakal Gelar Operasi Patuh Anoa, Ini 10 Sasaran Prioritas yang Wajib Diketahui Pengendara

22 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas di Check Dam Tambang UBPN Kolaka

20 Oktober 2026 - 16:38 WITA

Diungkap Warga, Oknum Anggota DPRD Konsel Ternyata Pernah Bisniskan Alat Berat di PT GAP

17 Oktober 2026 - 11:43 WITA

Kecelakaan Maut di Moramo Konsel, Petani Asal Kolono Tewas Terlindas Truk

17 Oktober 2026 - 10:43 WITA

Trending di Daerah