Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 26 Des 2022 21:28 WITA ·

Pemuda Mubar Ingatkan Pj Bupati Tak Terima Usulan Pembangunan Ritel Modern, Ini Alasannya!


 Wawan Soneangkano Perbesar

Wawan Soneangkano

PENAFAKTUAL.COM, MUBAR – Akhir-akhir ini muncul wacana terkait rencana pembangunan Ritel modern Indomaret di Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) termasuk di Kabupaten Muna Barat (Mubar). Wacana tersebut tersebar di beberapa media sosial.

Rencana pembangunan Ritel Ritel modern Indomaret di wilayah pecahan kabupaten Muna itu menuai pro kontra di kalangan masyarakat, salah satunya aktivis Sultra kelahiran Mubar yakni Wawan Soneangkano.

Wawan Soneangkano mengatakan bahwa menurut informasi akurat yang ia peroleh, wacana pembangunan ritel Indomaret di Kabupaten Mubar yang sedang direncanakan itu sengaja ditutupi demi menghindari sikap kontra atau penolakan dari berbagai kelompok, terutama kalangan masyarakat pelaku UMKM.

“Namun sayangnya, upaya untuk menyembunyikan itu lagi-lagi bocor di sejumlah pihak eksternal”, kata Wawan Soneangkano kepada media ini, 26 Desember 2022.

Pria asal Kecamatan Napano Kesambi itu mengaku geram mendengar ada upaya investasi yang coba masuk di Mubar namun secara sembunyi-sembunyi.

“Wacana pembangunan Indomaret di Muna Barat yang di rencanakan secara tidak transparansi itu perlu di pertanyakan. Jangan sampai, ada pejabat daerah yang coba menerima gratifikasi demi mendapat keuntungan pribadi”, tegas ketua JLP Sultra itu.

Selain itu, lanjut Wawan, pembangunan baru ritel Indomaret dapat memutus mata rantai pelaku UMKM di Mubar itu sendiri.

Olehnya itu, hal ini harus menjadi pertimbangan Pj Bupati Mubar agar tidak menerima usulan pembangunan ritel Indomaret dan ia meminta agar Pj Bupati Mubar lebih mendukung pelaku UMKM.

“Jika perlu ia memberi solusi kepada seluruh pelaku UMKM Muna Barat agar usahanya lebih maju dan berkembang,” tuturnya.

Lebih lanjut, alumni FIB UHO itu juga mengingatkan kepada seluruh pejabat daerah Mubar khususnya Pj Bupati agar berhati-hati dan lebih jelih mengambil keputusan dalam menerima investasi yang masuk, karena semua itu akan berdampak kepada seluruh masyarakat Mubar.

Apalagi kata Wawan, wacana masuknya ritel modern di Mubar ini diduga akan dicampuri upaya lobi dengan nominal puluhan hingga ratusan juta demi memuluskan rencana tersebut.

“Makannya Pak Pj Bupati harus segera mengambil tindakan tegas, agar tidak menerima pembangunan ritel Indomaret di Muna Barat karena itu akan menjadi dampak buruk bagi pelaku UMKM”, tuturnya.

“Jika suatu ketika pembangunan ritel Indomaret di Mubar tetap dipaksakan masuk, berati Pj Bupati Muna Barat mengingkan adanya pelaku UMKM Muna Barat mati atau tidak berjalan, sehingga masyarakat Muna Barat harus bisa memutuskan sebuah kesepakatan dan meminta Kemendagri untuk mengganti Dr Bahri sebagai Pj Bupati Muna Barat”, tukasnya.

Editor: Roki

Artikel ini telah dibaca 198 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Knalpot Brong Berujung Penikaman di Buton Selatan

28 Agustus 2025 - 20:54 WITA

Warga Desa Maabholu Muna Digegerkan Penemuan Ular Piton 8 Meter

28 Agustus 2025 - 19:53 WITA

Mendagri Tito Karnavian Dukung Penuh Program Prioritas Kadin Sultra

28 Agustus 2025 - 18:23 WITA

Aksi Nyata PT TBS dan Almhariq: Jalan Poros Kabaena Selatan Mulai Dibangun

28 Agustus 2025 - 17:22 WITA

Tito Karnavian Soroti Jam Tangan Rolex Bupati Bombana: Harusnya Pejabat Publik Bersikap Sederhana!

27 Agustus 2025 - 20:05 WITA

Gunakan Jam Tangan Rolex Senilai Hampir Rp 1 Miliar, Gaya Hidup Mewah Bupati Bombana Disorot!

27 Agustus 2025 - 19:47 WITA

Trending di Daerah