PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Forum Insinyur Muda (FIM) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses menggelar musyawarah wilayah (Muswil) ke-II, Minggu, 24 November 2024.
Muswil ke-II yang mengangkat tema‘Peran Insinyur Muda Dalam Mendukung Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045’ diselenggarakan di Kota Kendari yang dihadiri oleh para Insinyur Muda se-Sultra.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Forum Insinyur Muda (FIM) PPI Pusat, Ir Haudhi Ramdayuza, S.T.,IPM., ASEAN Eng mengucapkan selamat atas terselenggaranya Muswil ke-II PIM PII Sultra.
Ia berharap dengan rampungnya Muswil ke-II FIM PPI Sultra ini, para pengurus bisa berada di garda terdepan menciptakan gagasan atau inovasi yang dapat mendorong keberlanjutan pembangunan di daerah.
“Tentunya kita harus dapat memberikan kontribusi yang nyata untuk dapat mewujudkan misi besar Indonesia emas di tahun 2045 mendatang,” katanya melalui sambungan zoom meeting.
Sulawesi Tenggara lanjut dia, memiliki segudang sumber daya manusia dan juga sumber daya alam yang cukup melimpah seperti pontesi pertambangan maupun pontesi perikanan, perkebunan dan pertanian yang dapat dikelola.
Pontensi ini kata dia, diperlukan sumber daya manusia yang mumpuni agar dapat dikelola dengan maksimal. Untuk itu, ia mendorong para Insinyur Muda bisa menjadi garda terdepan dalam pengelolaan pontesi yang ada.
“Jadi untuk mengelola pontesi tersebut secara optimal diperlukan sumber daya manusia yang kompeten. Jadi disinilah peran kita semua, para Insinyur Muda yang memiliki keahlian dan kreativitas. Peran FIM PII sangat penting sebagai wadah untuk mengasah kemampuan,” pintanya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Koordinator Regional FIM PII se-Sulawesi, Ir. Rahmat Muallim, S.T., IPP.
Rahmat berharap, pengurus FIM PII Sultra bisa menjadi pelopor dan lokomotif Insinyur Muda yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan yang berkelanjutan sebagai wujud terciptanya misi besar menuju Indonesia emas 2045 dan Kemajuan Pembangunan di Sulawesi Tenggara.
“Untuk kepengurusan baru ini kita harapkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan bisa memberikan kontribusi nyata bagi pembanguan daerah dan masyarakat”, tukasnya.
Ketua FIM PII Sultra yang Terpilih
Pada Muswil ke-II ini, Dr. Cand. Ir. Munansar, S.T., M.T., terpilih sebagai Ketua Forum Insinyur Muda (FIM) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk periode 2024-2027.
Mantan Ketua BEM Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari itu berkomitmen akan menjalankan visi misi dan melanjutkan estafet kepemimpinan dari pondasi yang telah di letakkan ketua sebelumnya.
“Alhamdulillah para senior-senior dan teman-teman mempercayakan saya untuk memimpin FIM PII Sultra untuk tiga tahun kedepan. Tentu amanah ini saya akan jalankan sebaik-baiknya untuk memajukan organisasi sesuai Visi Misi serta tentunya saya akan siap melanjutkan pondasi yang telah diletakkan pak ketua sebelumnya,” kata Munansar kepada awak media.
Sebagai lanngkah awal setelah terpilih, Munansar akan segera menyusun formatur dan menjalankan program-program produktif yang mendukung perkembangan insinyur muda di Sultra.
“Saya akan berikhtiar untuk memajukan FIM PII Sultra dengan program-program produktif yang fokus pada pengembangan insinyur muda, agar kehadiran FIM PII memberikan nilai manfaat yang nyata bagi daerah,” ujarnya.
“Salam Insinyur Muda, kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah dalam membangun Sulawesi Tenggara,” pungkas Munansar.
Diketahui, Munansar merupakan Mantan Ketua BEM UHO Periode 2014-2015. Ia menempuh pendidikan S1 Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UHO dan lulus than 2017.
Kemudian, ia melanjutkan pendidikan magister (S2) jurusan manajemen rekayasa dan lulus tahun 2020.
Saat ini, ia juga merupakan Cadidat Doktor jurusan Ilmu Manajemen Universitas Halu Oleo.(hsn)