KENDARI – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi tuan rumah pelaksanaan Festival Seni Budaya Islam Qasidah Kolaborasi Tingkat Nasional Tahun 2025. Acara ini diselenggarakan di Venue Utama STQH XXVII Tugu Persatuan Kota Kendari dan dibuka oleh Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjen PHU Kemenag RI, H. Muchlis Muhammad Hanafi, pada Selasa, 14 Oktober 2025.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sultra, H. Muhamad Saleh, dalam sambutannya, menekankan pentingnya seni dan budaya sebagai bahasa universal yang dapat mempererat ukhuwah Islamiyah.
“Seni dan budaya adalah bahasa universal. Dalam Islam, seni bukan hanya tentang estetika, tapi juga media dakwah, refleksi spiritual, serta ekspresi kecintaan terhadap Sang Pencipta,” ujarnya.
Festival ini menampilkan lima grup qasidah terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia, yaitu Bismillah dari Provinsi Bali, El-Azka dari Provinsi Jawa Barat, Hidayatul Insan dari Provinsi Kalimantan Tengah, Kab. Tangerang dari Provinsi Banten, dan MAN Satoe Voice dari Provinsi Jawa Timur. Selain itu, akan ada juga penampilan hiburan dari Grup Qasidah Kab. Muna.
Muhamad Saleh mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, baik panitia, dewan juri, para peserta, serta seluruh hadirin yang hadir baik secara langsung maupun daring,” imbuhnya.
Saleh mengajak seluruh hadirin untuk menikmati setiap penampilan dan karya yang ditampilkan dengan hati yang terbuka, semangat persaudaraan, dan apresiasi yang tinggi.
“Semoga acara ini berjalan lancar, membawa manfaat, dan menjadi bagian dari sejarah kebangkitan seni budaya Islam di Indonesia,” pungkasnya.(red)















