Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Hukrim · 12 Okt 2023 08:45 WITA ·

Kasus Dugaan Ilegal Mining PT BNP dan PT BTM Dilimpahkan di Kejati Sultra


 Kombes Pol Bambang Wijanarko, Dirkrimsus Polda Sultra. Foto: Istimewa Perbesar

Kombes Pol Bambang Wijanarko, Dirkrimsus Polda Sultra. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Kasus dugaan ilegal mining dua perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Desa Morombo, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Konut, yaitu PT Bumi Nikcle Pratama (BNP) dan PT Buana Tama Mineralindo (BTM) kini memasuki tahap I di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sultra Kombes Pol Bambang Wijanarko mengatakan penyidik sudah melakukan tahap I ke Kejati Sultra. Dimana berkas perkara dugaan ilegal mining di Blok Morombo sudah di serahkan ke Kejati Sultra.

“Sudah (tahap I) kemarin (Senin, 9 Oktober 2023),” kata Bambang Wijanarko, Selasa, 10 Oktober 2023 via seluler.

Ditempat berbeda, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sultra Dody membenarkan hal tersebut. Kata Dody saat ini berkas perkara sudah berada di Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan selanjutnya JPU akan meneliti berkas tersebut apakah sudah memenuhi syarat formil dan materil atau belum.

“Biasanya berkas diteliti selama 7 hari oleh JPU, selanjutnya JPU akan menentukan apakah berkas perkara tersebut sudah lengkap atau belum,” Ujarnya Dody saat dijumpai diruang kerjanya.

Dody menjelaskan apabila JPU beranggapan berkas tahap I sudah memenuhi syarat formil dan materil maka selanjutnya akan dilakukan tahapan P21 yaitu penyerahan barang bukti dan tersangka.

“Bila belum lengkap, maka JPU menerbitkan P19 dimana berkas akan dikembalikan ke penyidik untuk dilengkapi lagi sesuai petunjuk JPU,” jelasnya.

Sebelumnya, penyidik Ditreskrimsus Polda Sultra telah menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan ilegal mining di Blok Morombo yaitu Direktur PT BNP inisial AR dan Direktur Utama PT BTM inisal HA.(**)

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Berulang Kali Tebang Pohon Ilegal di Kawasan Tahura Nipa-Nipa, Dua Warga Soropia Konawe Terancam Pidana

9 Oktober 2026 - 12:35 WITA

Oknum Satpol PP Sultra Ditangkap, Diduga Aniaya Mahasiswa HMI Saat Demo di Kantor Gubernur

8 Oktober 2026 - 19:25 WITA

Curi Barang di Rumah Dinas SDN 1 Lambandia Koltim, Dua Pria Ditangkap Polisi 

8 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Pembalakan Liar di Tahura Nipa-Nipa Terbongkar, Dua Warga Soropia Konawe Diamankan

7 Oktober 2026 - 12:54 WITA

65 Koperasi Merah Putih di Kendari Belum Kantongi PBG, Gerai Kasilampe Diduga Langgar GSJ

6 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Berawal dari Telepon Masuk, Begini Kronologi Suami Tusuk Istri hingga Tewas di Konsel!

6 Oktober 2026 - 14:33 WITA

Trending di Hukrim