Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Ekobis · 30 Jan 2023 10:05 WITA ·

Karakteristik Perusahaan B2B Beserta Contohnya


 Ilustrasi. Sumber: info.populix.co Perbesar

Ilustrasi. Sumber: info.populix.co

PENAFAKTUAL.COM – Business to Business atau B2B merupakan istilah untuk transaksi bisnis yang terjadi antar perusahaan. Transaksi ini bisa terjadi apabila perusahaan membutuhkan barang atau jasa dari perusahaan lainnya.

Perusahaan akan menjalin kerjasama dengan perusahaan lain untuk memenuhi kebutuhan produksinya sebelum memasarkan produk pada konsumen. Sedangkan Business to Customer atau B2C merupakan bisnis yang melakukan pelayanan atau penjualan barang atau jasa kepada konsumen perorangan atau grup secara langsung.

Untuk membedakannya, berikut ini adalah penjelasan tentang karaktersistik perusahaan B2B yang perlu Anda ketahui.

  1. Transaksi Bisnis Cukup Kompleks

Perusahaan B2B melalui beberapa tahapan sesuai prosedur perusahaan sehingga prosesnya pun cukup kompleks. Berbeda dengan transaksi jual beli yang terjadi umumnya. Terdapat tahapan pencocokan antar perusahaan penyuplai dan perusahaan konsumen.

Beberapa faktor yang menyebabkan transaksi B2B cukup kompleks diantaranya kebutuhan khusus akan barang dan jasa, volume transaksi, kebijakan pembayaran, peraturan perdagangan serta proses negosiasi antar perusahaan.

  1. Kegiatan Transaksi Antar B2B Memiliki Hubungan Baik

Perusahaan biasanya menjadi selektif terhadap produsen mana yang akan menerima barang dan jasa mereka agar terjalin kerjasama yang profesional dan saling menguntungkan satu dengan yang lainnya. Biasanya B2B juga akan menerapkan negosiasi perjanjian pada awal kesepakatan kerja sama.

Perusahaan B2B harus saling menguntungkan dan mengandalkan sekali negosiasi di awal atau kontrak yang di dalamnya meliputi barang pasokan dan perjanjian lainnya. Hal ini dapat diwujudkan dengan cara menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif dan saling menguntungkan bagi perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam transaksi tersebut.

  1. Bisnis Jangka Panjang dan Terstandar

B2B merupakan kerjasama bisnis yang berlangsung lama atau dalam jangka panjang untuk menjaga rantai pasokan dan kelanjutan produksi. Hubungan yang terjalin antar perusahaan merupakan hal yang terstandar dan telah memiliki prosedur baku dari tahun ke tahun.

Tiap perusahaan wajib menaati standarisasi yang telah berlaku untuk menghindari hal-hal berisiko terganggunya stabilitas produksi. Dengan berbagai kompleksitasnya, perusahaan business to business merupakan hubungan bisnis yang orientasinya berjangka panjang demi meminimalisir adanya risiko bisnis, mengingat volume produksi pada B2B pun sangat tinggi.

Berikut ini adalah beberapa contoh perusahaan B2B yang saat ini dikenal masyarakat Indonesia.

  1. AXIQoe

B2B e-commerce di Indonesia ini menyediakan berbagai kebutuhan elektronik kantor seperti printer, scanner, komputer, laptop, dan sebagainya. Selain itu, AXIQoe juga menyediakan berbagai kebutuhan kantor lainnya seperti alat tulis, mesin penghancur kertas, kertas, dan proyektor. AXIQoe memberikan jaminan kualitas sekaligus keaslian produk serta pelayanan terbaik kepada konsumen.

  1. Blibli

Blibli merupakan ecommerce B2B Indonesia yang kini hadir dengan inovasi barunya. Saat ini sudah ada pengerjaan business to business atau B2B yang disediakan dengan mengandalkan sistem digital. Ecommerce B2B Indonesia menghadirkan fasilitas Blibli for Business.

Blibli for Business adalah platform yang menunjang transformasi digital pada tingkat organisasi dengan menggunakan solusi e-procurement. Kehadirannya bertujuan untuk memperluas keberadaan Blibli B2B yang menjadi solusi kebutuhan B2B procurement atau pengadaan barang untuk institusional, korporat, dan pemerintah.

B2B juga menjadi transaksi antar pelaku bisnis untuk melakukan kerja sama demi menghasilkan jasa maupun barang untuk ditawarkan ke perusahaan lain.

  1. Electronic City

Electronic City merupakan e-commerce B2B pelopor perusahaan ritel pengadaan peralatan elektronik modern di Indonesia. Beragam produk elektronik modern ditawarkan oleh Electronic City, mulai dari peralatan rumah tangga, IT, audio-video, ponsel, bahkan kamera.

Electronic City ini sudah berdiri sejak tahun 2001 dan sudah membuka toko flagship pertama di daerah Sudirman Central Business District (SCBD) serta memperluas jaringan hingga ke luar Jabodetabek.

Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Muspimnas 2025: Kadin Sultra Tekankan Kemandirian Infrastruktur dengan Aspal Buton

4 Desember 2025 - 08:06 WITA

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Sultra 2025: Ekonomi Sultra Tumbuh Positif

29 November 2025 - 21:45 WITA

AJP Hadiri Konferensi Huayou, PT RBS Siap Jalin Kerja Sama Nikel

25 November 2025 - 17:14 WITA

Kemenkum Sultra dan KADIN Perkuat Kolaborasi untuk Pertumbuhan Ekonomi

25 Agustus 2025 - 23:48 WITA

Rapimprov Kadin Sultra 2025: Gerbang Investasi dan Kemajuan Ekonomi

24 Agustus 2025 - 20:56 WITA

Kota Kendari Punya Baru: Maimo Caffe, Tempat yang Ideal untuk Bersantai dan Bekerja

15 Agustus 2025 - 21:13 WITA

Trending di Ekobis