Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

News · 17 Sep 2026 13:44 WITA ·

Kadin Sultra Dorong Pengusaha Melek Perbankan, Ekosistem Bisnis Dibangun Berkelanjutan


 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara dorong pengusaha melek perbankan. Foto: Istimewa Perbesar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara dorong pengusaha melek perbankan. Foto: Istimewa

KENDARI – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyoroti pentingnya literasi perbankan bagi pengusaha, terutama pelaku usaha yang mulai berkembang dari skala kecil menuju usaha menengah.

Wakil Ketua/Wakil Ketua Umum Kadin Sultra, Sastra Alamsyah, mengatakan masih banyak pengusaha yang belum memahami edukasi dan layanan perbankan. Padahal, pemahaman tersebut penting seiring dengan perkembangan skala usaha mereka.

“Banyak pengusaha-pengusaha memang mereka ini belum melek sama edukasi perbankan, utamanya literasi. Literasi ini yang memang kita harus ketemu. Apalagi ini banyak pengusaha-pengusaha kita yang sementara naik grade ke usaha menengah. Nah, ini pentingnya literasi keuangan yang kita harus ketemu,” kata Sastra, Kamis, 17 September 2026.

Menurut Sastra, literasi keuangan tidak cukup diberikan melalui satu kali pertemuan. Kadin ingin edukasi kepada pengusaha dilakukan secara terus-menerus agar pemahaman mengenai perbankan dapat mengikuti perkembangan usaha mereka.

“Acara ini kita berkelanjutan. Terus yang kedua juga dia bisa terus-menerus. Yang ketiga, edukasi keuangan di teman-teman pengusaha juga kita intens terus. Kalau bisa teman-teman ini ada PIC masing-masing,” ujarnya.

Ia mengatakan penguatan literasi tersebut menjadi bagian dari upaya Kadin membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan di Sultra. Menurutnya, potensi daerah yang besar perlu diikuti dengan kolaborasi yang solid antar pelaku usaha dan pihak-pihak yang mendukung perkembangan ekonomi.

“Karena memang tujuan kita ini membangun ekosistem yang berkelanjutan. Ekosistem yang berkelanjutan karena Sultra ini sangat luar biasa, sangat kaya. Sayang kalau pembangunan itu tidak solid untuk membawa ekosistem ini semuanya,” katanya.

Sastra juga menilai UMKM memiliki ruang besar untuk berkembang. Kadin, kata dia, ingin pelaku UMKM tidak berhenti pada skala usaha yang ada saat ini, tetapi mampu meningkatkan kapasitas dan daya saing.

“UMKM ini sangat luar biasa. Private sector juga sangat luar biasa. Makanya Kadin sangat konsen dan fokus di UMKM agar mereka ini menjadi naik kelas. Yang selama ini mereka low, kita naik kelas untuk bisa bersaing juga, apalagi dari sisi produk, market dan lain-lain,” ujarnya.

Upaya mendorong UMKM naik kelas tersebut juga mulai diarahkan pada akses pembiayaan. Sastra mengungkapkan Kadin telah menyerahkan sejumlah data UMKM untuk ditindaklanjuti.

“Memang kemarin kita sudah serahkan beberapa data UMKM untuk bisa dibiayai. Kita sudah serahkan ke BNI untuk mereka follow up,” ungkap Sastra.

Selain pembiayaan, Sastra mengatakan Kadin ingin informasi mengenai produk perbankan dapat lebih banyak diketahui oleh pengusaha. Menurutnya, sosialisasi yang selama ini masih terbatas perlu diperluas hingga menjangkau pelaku usaha di tingkat bawah.

“Harapan kami di acara ini bisa terpublikasi agar produk mereka ini bisa sampai turun ke bawah, terutama teman-teman pengusaha. Apalagi sosialisasi ini selama ini kurang. Kita harapkan ini terus-menerus, berkelanjutan sampai ke bawah,” katanya.

Bagi Kadin, mendorong UMKM naik kelas tidak cukup hanya dengan membuka akses pembiayaan. Pemahaman pengusaha terhadap literasi keuangan juga perlu diperkuat agar pertumbuhan usaha dapat berjalan lebih terarah dan menjadi bagian dari ekosistem bisnis Sultra yang berkelanjutan. (red)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tak Langsung Menindak, Kejati Sultra Kedepankan Pencegahan dalam Pengawalan Kopdes Merah Putih

29 Oktober 2026 - 15:24 WITA

Kejati Sultra Lelang Barang Rampasan Negara Senilai Rp4,56 Miliar, Termasuk 20 Ribu Ton Ore Nikel

29 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Pengurus HMI Komisariat UMK Cabang Kendari Periode 2026-2027 Resmi Dilantik, Perkaderan Jadi Fokus Kepengurusan

29 Oktober 2026 - 00:01 WITA

Kadispar Sultra Ridwan Badallah Nyaris Diamuk Massa, Dituntut Minta Maaf kepada Ridwan Bae

28 Oktober 2026 - 12:44 WITA

Panas! AMPG Sultra Desak Gubernur Copot Kadis Pariwisata Buntut Serang Ridwan Bae

28 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Masa Jabatan Prof Nurdin Segera Berakhir, Panitia Mulai Jaring Balon Rektor UM Kendari

27 Oktober 2026 - 20:47 WITA

Trending di News