Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

News · 28 Sep 2026 12:42 WITA ·

Hilang Enam Hari di Kebun, Lansia 80 Tahun di Kolaka Timur Ditemukan Selamat


 Lansia 80 tahun di Kolaka Timur bernama Tukidi (tengah) ditemukan dalam keadaan selamat setelah hilang 6 hari di Kebun. Foto: Istimewa Perbesar

Lansia 80 tahun di Kolaka Timur bernama Tukidi (tengah) ditemukan dalam keadaan selamat setelah hilang 6 hari di Kebun. Foto: Istimewa

KOLAKA TIMUR – Seorang lansia bernama Tukidi (80), warga Desa Penanggo Jaya, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, yang dilaporkan hilang sejak 21 September 2026, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Tukidi ditemukan seorang petani cengkeh di dalam kawasan kebun pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 08.00 Wita. Lokasi penemuan korban berjarak sekitar 1,6 kilometer arah barat daya dari lokasi terakhir diketahui (LKP).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kota Kendari, Amiruddin AS, mengatakan korban ditemukan pada hari kedua pelaksanaan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.

“Korban ditemukan oleh seorang petani cengkeh dalam keadaan selamat. Selanjutnya korban dievakuasi ke Puskesmas Lambandia untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” kata Amiruddin AS, dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Senin, 28 September 2026.

Informasi mengenai penemuan korban diterima tim SAR pada pukul 08.33 Wita. Setelah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR terhadap Tukidi dinyatakan selesai dan ditutup.

“Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” kata Amiruddin.

Sebelumnya, Tukidi diketahui keluar dari rumah pada 21 September 2026 sekitar pukul 21.00 Wita. Pihak keluarga awalnya mengira korban pergi ke rumah anaknya.

Namun, hingga 23 September 2026, keluarga menyadari bahwa Tukidi tidak berada di rumah anaknya. Korban terakhir kali diketahui berada di sekitar kawasan kebun Desa Penanggo Jaya.

Keluarga bersama masyarakat sekitar kemudian melakukan pencarian secara mandiri. Namun, hingga laporan tersebut diterima tim SAR, keberadaan korban belum ditemukan.

Setelah dilakukan operasi pencarian, korban akhirnya ditemukan oleh seorang petani di area perkebunan. Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi pencarian pun resmi ditutup. (lin)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kapal Ikan di Anggoeya Kendari Ludes Terbakar

27 September 2026 - 13:10 WITA

Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Kapolres Konut Minta Satlantas Perkuat Edukasi

24 September 2026 - 16:57 WITA

Anggota Polda Sultra Raih Emas dan Perak di Kejuaraan Taekwondo Piala Panglima TNI 2026 di Surabaya 

24 September 2026 - 12:13 WITA

Komitmen Jaga Ketahanan Pangan, Petani Benuanirae Kendari Minta Pupuk Subsidi Dilancarkan

24 September 2026 - 11:58 WITA

DLHK Ungkap 41 SPPG di Kendari Belum Laporkan Pengelolaan Lingkungan

23 September 2026 - 08:29 WITA

Sambut HUT ke-81 TNI, Bank Sultra Salurkan CSR Pembangunan Masjid dan Beasiswa untuk Keluarga Prajurit

22 September 2026 - 23:09 WITA

Trending di News