Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 17 Jul 2024 11:18 WITA ·

Disebut Tak Berizin, PT GAP Bantah Tudingan FKPMI


 Alyad Amron, Goverment Relation PT GAP. Foto: Istimewa Perbesar

Alyad Amron, Goverment Relation PT GAP. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL. COM, KONSEL – PT Generasi Agung Perkasa (GAP) membantah tudingan yang dilontarkan oleh Lembaga Forum Kajian Pemuda Mahasiswa Indonesia (FKPMI) Sulawesi Tenggara yang menyatakan bahwa aktivitas pertambangan PT GAP diduga tidak memiliki sejumlah izin.

Goverment Relation PT GAP Alyad Amron mengatakan bahwa perusahaannya telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan Pemerintah antara lain IPPKH, jaminan reklamasi, RKAB dan izin terminal jetty.

”PT GAP memenuhi prosedur yang ditetapkan, termaksud izin perlintasan jalan nasional silakan di cek di tim terpadu,” kata Alyad kepada media ini.

Tim terpadu saat meninjau lokasi perlintasan PT GAP. Foto: Istimewa

Dirinya menegaskan, izin perlintasan jalan telah diberikan oleh Balai Pelaksanan Jalan Nasional (BPJN), setelah dilakukan peninjauan lokasi lintasan jalan oleh tim terpadu terdiri atas instansi Pemerintah, Kejaksaan, Kepolisian, dan TNI. Perusahaan GAP juga tidak berani melakukan kegiatan penambangan tanpa mengantongi Izin secara lengkap, karena akan berdampak terhadap kelancaran perusahaan.

”Kami juga sampaikan terkait jaminan reklamasi itu syarat terbitnya RKAB, hal mustahil perusahaan kami tidak memiliki jamrek, itu keliru”, tegasnya.

Tim terpadu saat melakukan kunjungan di PT GAP. Foto: Istimewa

Alyad Amron juga menyentil tudingan aktifitas perusahaan telah mengakibatkan banjir lumpur dan mematikan mata pencaharian warga sebagai nelayan dan petani rumput laut tidak berdasar sebab wilayah operasional GAP jauh dari aktifitas nelayan maupun petani rumput laut

”Semua aktifitas perusahaan termaksud GAP dalam pengawasan Pemerintah, sebaiknya kita bekerjasama membangun Sulawesi Tenggara”, ujarnya.

Umpa, Kepala Teknik Tambang PT GAP. Foto: Istimewa

Senada dengan Alyad, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT GAP Umpa mengatakan lokasi penambangan perusahaan GAP berada di punggung bukit yang catcment tidak mengarah ke area banjir sehingga dirinya menyarankan FKPMI memberikan saran dan masukan tertulis untuk dibahas ditingkatkan manajemen

”GAP benar-benar ingin berinvestasi dengan tetap memperhatikan lingkungan oleh karena itu dokumen AMDAL GAP sudah dua kali dilakukan revisi,” beber Umpa.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 117 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

SDN 7 Kontunaga Muna Disoroti: Guru Malas, Siswa Jarang Belajar!

22 Januari 2026 - 09:29 WITA

Lakalantas Dump Truk Vs Motor di Konawe Selatan, Pemotor Luka Berat

21 Januari 2026 - 19:44 WITA

Dua Hari Hilang di Kebun, Lansia di Buton Akhirnya Ditemukan Selamat

21 Januari 2026 - 12:08 WITA

Tak Kunjung Pulang dari Kebun, Wanita Lansia Dilaporkan Hilang di Buton

20 Januari 2026 - 22:25 WITA

Terima SK Kepengurusan, Adi Jaya Purnama Nahkodai IMI Kota Kendari

20 Januari 2026 - 13:56 WITA

Warga Laloeha Kolaka Geger, Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar

20 Januari 2026 - 10:58 WITA

Trending di Daerah