Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 1 Nov 2024 10:33 WITA ·

Bupati Konsel Jelaskan Pertimbangan Nonaktifkan Camat Baito


 Bupati Konsel Surunuddin Dangga memberikan tanggapan dan menjelaskan pertimbangan terkait langkah atau kebijakannya menonaktifkan Camat Baito. Foto: Istimewa Perbesar

Bupati Konsel Surunuddin Dangga memberikan tanggapan dan menjelaskan pertimbangan terkait langkah atau kebijakannya menonaktifkan Camat Baito. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Melebarnya opini publik yang menyebar dimasyarakat terkait di nonaktifkan nya Camat Baito, Bupati Konsel Surunuddin Dangga memberikan tanggapan dan menjelaskan pertimbangan terkait langkah atau kebijakannya menonaktifkan Camat Baito.

Surunuddin mengatakan bahwa penonaktifan Camat Baito tidak ada sangkut pautnya dengan proses hukum Supriyani tetapi murni Camat Baito melenceng dari tugas dan wewenang dalam menjalankan tugas sebagai aparat pemerintahan.

“Kita melihatnya sudah melenceng dari tugas wewenangnya sehingga kita tarik dulu untuk dilakukan pembinaan”, jelasnya saat konperensi pers, Kamis 31 Oktober 2024.

Lebih lanjut, Surunuddin menjelaskan bahwa selama proses hukum Supriyani bergulir Camat Baito tidak pernah melaporkan kepada dirinya sebagai pimpinannya, sehingga dirinya tidak tau seperti apa kasus yang sedang terjadi.

Selain itu, Surunuddin geram adanya statmen penembakan mobil dinas Camat Baito, menurutnya, sebagai aparat pemerintahan tidak sembarang mengeluarkan statmen sebelum adanya laporan hasil dari pihak berwenang agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

Olehnya itu, Sebagai Kepala Pemerintahan yang bertanggung jawab atas berjalannya Kamtibmas di Konawe Selatan harus mengambil langkah tegas agar tidak terjadi gesekan yang akan memperkeruh suasana.

“Siapapun tidak boleh mengatakan seperti itu sebelum ada bukti nyata, jadi saya mohon jangan digoreng-goreng karena ini masalah Kamtibmas, saya tidak mau daerah saya dianggap rawan, saya sebagai penanggungjawab daerah tidak ingin itu terjadi”, ujarnya.

Sementara itu, Camat Baito Sudarsono mengakui semua kelalaiannya dan memohon maaf kepada Bupati Surunuddin karena tidak pernah melaporkan Kasus Supriyani.

“Saya tidak melapor sama pak bupati, saya memohon maaf kepada pak bupati di situlah kelalaian saya”, ucapnya.(hsn)

Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bank Sultra Salurkan CSR Rp35 Juta untuk Buku Bacaan Perpustakaan Muna

3 November 2026 - 16:09 WITA

PT GAP Jawab Keluhan Nelayan: Dua Perahu Diserahkan untuk Warga Parasi dan Watumbohoti

31 Oktober 2026 - 09:13 WITA

Didatangi Massa, Kadispar Sultra Rdwan Badallah Ngumpet di Balik Staf Perempuan

28 Oktober 2026 - 13:23 WITA

Dua Rumah Warga di Watonea Muna Ludes Terbakar, Kerugian Hampir Rp1 Miliar

27 Oktober 2026 - 20:24 WITA

Sertijab Kepala KSOP Kelas II Kendari, Wigyo Gantikan Capt Raman

26 Oktober 2026 - 12:40 WITA

Sat Lantas Polres Buton Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Anoa 2026 Mulai 26 Oktober

24 Oktober 2026 - 09:33 WITA

Trending di Daerah