Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Edukasi · 20 Nov 2023 16:43 WITA ·

AJP Tanamkan Ideologi Pancasila kepada Pelajar SMA di Kendari


 Aksan Jaya Putra mensosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila serta Wawasan Kebangsaan kepada siswa SMAN 12 Kota Kendari. Foto: Istimewa 
Perbesar

Aksan Jaya Putra mensosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila serta Wawasan Kebangsaan kepada siswa SMAN 12 Kota Kendari. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM, KENDARI – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Aksan Jaya Putra (AJP) menyambangi SMAN 11 Kota Kendari dan SMAN 12 Kota Kendari, Senin, 20 November 2023.

Kedatangan AJP, tidak lain dalam rangka mensosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila serta Wawasan Kebangsaan kepada para pelajar.

Ia mengatakan, sosialisasi pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan tersebut penting dilaksanakan, terlebih bagi generasi muda bangsa seperti kaum milenial atau pelajar agar jangan terpengaruh paham lain.

Olehnya itu, penting rasanya menanamkan nilai-nilai kebangsaan terhadap generasi muda dengan memahami empat pilar dalam berbangsa dan bernegara. Dimana yang dimaksud empat pilar, yaitu Pancasila, Undang Undang Dasar (UUD) Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Salah satu agenda penting DPRD dalam rangka menyukseskan pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan. Saya memilih mensosialisasikan ke pelajar, karena mereka ini adalah generasi muda yang mesti dibekali sejak dini,” ucap dia.

Ke depannya, apabila para generasi milenial ini sudah memahami apa yang dimaksud ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan, tidak sulit lagi bagi mereka untuk menanamkan ke generasi berikutnya.

Ini juga membantu sekolah-sekolah menanamkan kembali nilai-nilai luhur bangsa, karena mata pelajaran khususnya pendidikan kewarganegaraan (PKn) sudah tidak masuk dalam kurikulum.

“Kita ingin melalui sosialisasi ini, rasa nasionalisme terhadap negara benar-benar tertanam kepada generasi muda kita,” katanya.

Sehingga ia berharap, supaya generasi muda selalu menerapkan dan memahami serta menjelaskan pentingnya ilmu-ilmu pengamalan butir-butir pancasila dan wawasan kebangsaan kepada generasi muda lain.

Sebab tambah dia, jika penerapannya tidak mulai sejak dini, dikhawatirkan ke depannya para penerus bangsa kurang mengerti dasar negara Indonesia yang semakin tergerus oleh perkembangan zaman.

Khawatirnya, bila bukan dari sekarang generasi muda didoktrin soal ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan, beranjak ke jenjang pendidikan, bisa saja pola pikir mereka berubah, dan bahkan kemungkinan ada yang tidak mengakui empat pilar kebangsaan ini.

“Saat ini tengah memasuki masa transisi bagi mereka yang masih duduk dibangku SMA. Nah dengan ini, mereka bisa menanamkan jiwa nasionalisme, karena tanpa empat pilar ini, nanti susah hidup bernegara,” tukasnya.**)

Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Dr. Saprudin, Akademisi Muda dengan Pengalaman Nasional Pimpin Pascasarjana Unsultra

27 Januari 2026 - 13:08 WITA

SMAN 12 Kendari Sukses Gelar Orcafest Pramuka Penggalang 2026

26 Januari 2026 - 21:38 WITA

SMAN 12 Kendari Gelar Orcafest Pramuka Penggalang 2026 yang Meriah

22 Januari 2026 - 19:24 WITA

Plt Rektor UHO: Data Alumni Ayu Manda Putri Sudah Kembali Normal

30 Desember 2025 - 20:04 WITA

Sinergi Pers‑Kampus: JMSI Sultra Undang Rektor UHO Jadi Penasihat dan Narasumber ‘JMSI Talk’

4 Desember 2025 - 08:19 WITA

Hari Guru ke-80: Kepala SMAN 8 Konsel Berikan Penghargaan 5 Guru Berkinerja Baik

25 November 2025 - 10:37 WITA

Trending di Edukasi