Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

News · 13 Okt 2026 13:50 WITA ·

Prof Takdir Saili Terpilih Pimpin UHO, Wamendiktisaintek Tekankan Kampus Harus Dekat dengan Masyarakat


 Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek RI) Fauzan (tengah). Foto: Penafaktual.com Perbesar

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek RI) Fauzan (tengah). Foto: Penafaktual.com

KENDARI – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan, mengingatkan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) terpilih periode 2026–2030, Prof Takdir Saili, agar menjadikan perguruan tinggi sebagai institusi yang mampu menjawab persoalan masyarakat.

Fauzan menyampaikan hal tersebut setelah menghadiri rapat senat pemilihan Rektor UHO di Gedung Rektorat, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Selasa, 13 Oktober 2026.

Ia menegaskan, perguruan tinggi tidak seharusnya hanya berkutat dengan kegiatan akademik di lingkungan kampus. Sebaliknya, kampus harus hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.

“Perguruan tinggi harus turun gunung. Perguruan tinggi tidak boleh berada dalam menara gading, tetapi harus menjadi entitas sosial. Perguruan tinggi harus menjawab problem-problem riil (nyata) yang terjadi di masyarakat,” kata Fauzan.

Menurutnya, kedekatan perguruan tinggi dengan masyarakat menjadi penting agar ilmu pengetahuan dan hasil penelitian dapat memberikan manfaat secara langsung.

Selain menekankan peran sosial kampus, Fauzan mengapresiasi Senat UHO yang telah menyelenggarakan pemilihan rektor secara aman dan kondusif.

“Alhamdulillah, tidak ada hal-hal yang menurut saya dikatakan tidak lancar, tetapi semuanya lancar,” ujarnya.

Dalam pemilihan tersebut, Prof Takdir Saili ditetapkan sebagai Rektor UHO periode 2026–2030 setelah memperoleh 48 suara. Ia unggul atas Prof Ida Usman yang meraih 18 suara dan Dr Herman dengan 13 suara.

Pemilihan tersebut melibatkan total 74 suara, yang terdiri atas 48 suara senat dan 26 suara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Namun, satu anggota senat, Prof Dr La Niampe, tidak hadir karena sakit.

Dengan terpilihnya Prof Takdir Saili, UHO akan memasuki periode kepemimpinan baru selama empat tahun ke depan.

Pesan Wamendiktisaintek ini menjadi salah satu penekanan agar perguruan tinggi tersebut semakin berkontribusi dalam pembangunan daerah dan penyelesaian persoalan masyarakat di Sulawesi Tenggara. (lin)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Danrem 143/HO Tutup Latihan Kadertih Program Latihan Khusus Sabuk Hitam Tingkat I PSM

13 Oktober 2026 - 14:33 WITA

Terpilih Jadi Rektor UHO, Prof Takdir Saili: Kondusivitas Kampus Harus Dijaga

13 Oktober 2026 - 12:32 WITA

Tinggal Sendiri di Kebun, Lansia 63 Tahun di Kendari Ditemukan Tak Bernyawa

12 Oktober 2026 - 19:28 WITA

Polemik Utang Ketua Kadin Kendari Memanas, Cek Rp 30 Juta untuk Siti Hajar Gagal Cair

8 Oktober 2026 - 19:17 WITA

Kebakaran Rumah dan Kios di Muna, Kerugian Ditaksir Capai Rp400 Juta

7 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Ganggu Kenyamanan! Penumpang Protes Debu Tebal di Pelabuhan Nusantara Kendari

7 Oktober 2026 - 15:09 WITA

Trending di News