Menu ✖

Mode Gelap
BREAKING NEWS: Kajari Konawe Diamankan Kejati Sultra, Diduga Selewengkan Wewenang Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia

Daerah · 7 Apr 2026 17:34 WITA ·

Petani di Konsel Ditemukan Tewas di Kebun, Diduga Tersambar Petir


 Seorang petani di Konsel ditemukan tak bernyawa di kebun. Foto: Istimewa Perbesar

Seorang petani di Konsel ditemukan tak bernyawa di kebun. Foto: Istimewa

KONAWE SELATAN – Seorang pria bernama I Ketut Luwi (55), warga Desa Watabenua, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan, ditemukan meninggal dunia di kebunnya pada Senin malam 6 April 2026. Korban diduga tewas akibat tersambar petir saat beraktivitas di lokasi.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 20.30 Wita, setelah pihak keluarga bersama warga melakukan pencarian karena korban tak kunjung pulang sejak siang hari.

Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dekat pohon bambu di kebunnya yang berada di Desa Morini Mulya, Kecamatan Landono.

Kasi Humas Polres Konawe Selatan, Iptu Komang Budayana, menjelaskan korban sebelumnya berangkat ke kebun sekitar pukul 12.30 WITA untuk bekerja seperti biasa.

“Namun hingga pukul 20.00 Wita, korban belum kembali ke rumah, sehingga keluarga bersama warga berinisiatif melakukan pencarian,” ujarnya, Selasa, 7 April 2026.

Pencarian yang melibatkan sejumlah warga akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya, jasad korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Landono untuk dilakukan pemeriksaan awal oleh tenaga medis.

Dari hasil pemeriksaan luar, ditemukan luka robek berukuran sekitar 1×1 sentimeter di bagian belakang kepala serta kondisi rambut korban yang terbakar.

“Temuan tersebut menguatkan dugaan awal bahwa korban meninggal dunia akibat tersambar petir,” jelas Komang.

Sekitar pukul 21.45 Wita, jenazah korban kemudian dibawa kembali ke rumah duka di Desa Watabenua untuk disemayamkan.

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Sementara itu, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas juga menemukan sejumlah barang milik korban berupa topi dan gergaji di sekitar lokasi penemuan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban, meski indikasi awal mengarah pada faktor alam. (lin)

Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kisah Inspiratif H Muslim, Anggota Polres Kolaka Bangun Masjid dan Ponpes Tahfiz di Kolaka

5 Oktober 2026 - 20:45 WITA

Kecelakaan Maut di Wundulako Kolaka, Karyawan PT SJS Tewas Usai Motor Tabrak Dump Truck

5 Oktober 2026 - 15:30 WITA

Diduga Tabrak Aturan Tata Ruang, Gerai Koperasi Merah Putih di Kasilampe Terancam Dibongkar

5 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Rumah Warga di Tinanggea Konsel Terbakar, Motor hingga Dokumen Penting Ikut Hangus

2 Oktober 2026 - 13:23 WITA

Pria 63 Tahun di Muna Hilang, Sudah 2 Hari 3 Malam Belum Pulang

29 September 2026 - 09:24 WITA

Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Polsek Kolono Rutin Gelar KRYD Malam Hari

29 September 2026 - 08:09 WITA

Trending di Daerah