Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 25 Mar 2026 20:14 WITA ·

Lansia di Buton Utara Ditemukan Meninggal Tergantung di Kusen Pintu, Sempat Minta Dibeli Rokok dan Kue Kering


 Wanita lansia, Ketut Jati (71) ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya di Buton Utara. Foto: Istimewa Perbesar

Wanita lansia, Ketut Jati (71) ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya di Buton Utara. Foto: Istimewa

BUTON UTARA – Seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Ketut Jati (71) ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Desa Gunung Sari, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara, Selasa, 24 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 Wita.

Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat meminta kepada keluarganya untuk dibelikan rokok dan kue kering.

Kasat Reskrim Polres Buton Utara, Iptu La Ode Muh Farid, mengatakan korban diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di kusen pintu rumahnya.

“Korban ditemukan dalam posisi tergantung di kusen pintu depan rumah dengan ketinggian sekitar 250 sentimeter,” ujar Iptu Farid, Rabu, 25 Maret 2026.

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 13.00 Wita saat anak korban, Komang Suprayasa, berpamitan untuk pergi memancing.

“Sebelum berangkat, korban sempat meminta dibelikan rokok dan kue kering. Permintaan itu dipenuhi, kemudian saksi pergi memancing,” jelasnya.

Sekitar pukul 17.30 Wita, Komang kembali ke rumah dan masih sempat melihat korban dalam kondisi duduk di dapur belakang serta berbincang singkat.

Namun, beberapa jam kemudian, menantu korban, Nyoman Suriani, yang hendak mengantarkan makanan, mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung.

“Saksi berusaha menolong dengan memeluk dan mencoba menurunkan korban, namun tidak kuat, sehingga meminta bantuan,” kata Iptu Farid.

Mendengar teriakan tersebut, anggota keluarga yang berada di rumah sebelah segera datang membantu menurunkan korban.

“Korban ditemukan tergantung menggunakan seutas tali nilon sepanjang kurang lebih 225 sentimeter,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui kerap melamun dan menunjukkan tanda-tanda depresi setelah ditinggal wafat suaminya sekitar satu tahun lalu.

Sejak itu, korban memilih tinggal di area dapur yang terpisah dari rumah utama karena merasa sedih berada di dalam rumah.

Petugas Satreskrim Polres Buton Utara telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.

Polisi juga sempat menyarankan agar dilakukan autopsi, namun pihak keluarga menolak karena tidak menemukan adanya tanda-tanda mencurigakan.

“Keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” pungkas Iptu Farid. (lin)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tragis, Anggota Polsek Tongauna Meninggal Usai Tabrak Truk Parkir di Konawe

19 Mei 2026 - 09:30 WITA

PB Nusantara Borong Tiket Final Bupati Cup V Open Nasional Paniai Papua Tengah

18 Mei 2026 - 13:08 WITA

Diduga Jadi Langganan Pelangsir, Antrean “Motor Tangki Gajah” di SPBU Motaha Konsel Bikin Warga Geram

18 Mei 2026 - 11:02 WITA

PT TJA Pastikan Sudah Kantongi Semua Izin Pertambangan

18 Mei 2026 - 10:10 WITA

PT WIN Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Kepatuhan Hukum, Respons Isu Gugatan Harus Objektif dan Berbasis Fakta

17 Mei 2026 - 22:06 WITA

Gekrafs Lantik DPW Sultra dan 10 DPC, Target Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Daerah

17 Mei 2026 - 15:54 WITA

Trending di Daerah