Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 16 Feb 2026 10:21 WITA ·

Travelina Indonesia Telantarkan Puluhan Jemaah Umrah di Madinah


 Puluhan jemaah umrah dari Kota Kendari, Sulawesi Tenggara yang ditelantarkan Travelina Indonesia akhirnya difasilitasi oleh Ibu Wali Kota Kendari. Foto: Istimewa  Perbesar

Puluhan jemaah umrah dari Kota Kendari, Sulawesi Tenggara yang ditelantarkan Travelina Indonesia akhirnya difasilitasi oleh Ibu Wali Kota Kendari. Foto: Istimewa

KENDARI – Travelina Indonesia diduga terlantarkan puluhan  jemaah umrah dari Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Jemaah ditelantarkan saat tiba di Madinah, Arab Saudi yang hendak menjalani ibadah umrah.

Andi Dewi Zukrufi, salah satu jemaah yang ikut dalam rombongan mengaku bahwa, awalnya, dirinya berangkat bersama 63 jemaah umrah lainnya dari Kota Kendari menuju Jakarta.

Saat di Jakarta, jemaah sudah mulai risau dan khawatir terkait jadwal keberangkatan mereka di Arab Saudi. Andi Dewi Zukrufi dan jemaah lainnya lalu mendesak pihak travel agar segera memberangkatkan jemaah umrah sesuai jadwal.

“Awalnya kami 64 orang, kemudian diberangkatkan 30 orang atas desakan-desakan kami, akhirnya kami berangkat 30 orang sedangkan 34 orang lebih itu masih ada di Jakarta,” kata dia kepada awak media di Kendari, Minggu, 15 Februari 2026.

Dengan rasa penuh bahagia, para jemaah umrah berangkat, dan tiba di Arab Saudi dengan selamat. Akan tetapi, suasana itu tiba-tiba sirna, setelah mengetahui bahwa pihak travel tidak menyediakan hotel dan makanan untuk jemaah umrah.

“Kami sempat ke Doha, setelah ke Doha kami ke Jeddah dan kami berfikir masih aman-aman. Ternyata di Madinah tidak disediakan hotel maupun makanan bagi para jemaah,” ungkapnya.

Kondisi itu pun diperparah, karena tour leader tidak dapat dihubungi. Ditambah lagi, kata dia sebagian dari rombongan jemaah tidak memiliki sama sekali uang saku.

“Ini lansia ada 6 orang. Tidak mau pisah sama saya. Yang kasian ada yang sama sekali tidak punya uang. Ada juga yang hanya bawa pegangan Rp 200 ribu,” tuturnya.

Ia pun menyimpulkan jika Travelina selaku pihak penyelenggara haji dan Umrah di Kota Kendari merupakan Travel tipu-tipu.

“Travel tipu-tipu, tiba-tiba di Madinah gak ada hotel,” cetusnya.

Untungnya tambah dia, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran yang kebetulan sedang menjalani ibadah umrah segera turun tangan memfasilitasi para jemaah yang telah ditelantarkan Travelina Indonesia dengan menyediakan penginapan dan makan.

“Karena bingung dan panik saya inisiatif hubungi Bu Wali Kota. Amanmi diamankan bu wali. Ini selesai sholat subuh, sekarang para jemaah lagi sarapan bersama bu Wali Kota,” ngakunya.

Sementara itu, awak media ini masih berupaya untuk mengkonfirmasi dari pihak Travelina Indonesia terkait kasus dugaan penelantaran jemaah umrah di Madinah.(red)

Artikel ini telah dibaca 132 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Motor Keluar Jalur, Dua Pemuda Tewas di Tempat Usai Tabrak Truk di Konsel

17 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Tabrakan Pikap dan Motor di Watopute Muna, Pengendara Perempuan Tewas

16 Agustus 2026 - 11:59 WITA

Kecelakaan Dua Sepeda Motor di Lasusua Kolut, Satu Pengendara Meninggal Dunia

15 Agustus 2026 - 17:04 WITA

Polres Muna Ukir Prestasi Pengelolaan Anggaran, Sabet Tiga Penghargaan KPPN

14 Agustus 2026 - 15:39 WITA

Dinilai Cacat Prosedur, Warga Lasalepa Desak Batalkan Sertifikat Tanah Milik Pemda Muna

13 Agustus 2026 - 13:05 WITA

Aktivitas PT WIN Terhenti, Omzet Pedagang di Torobulu Anjlok dan Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan

12 Agustus 2026 - 23:17 WITA

Trending di Daerah