Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 14 Feb 2026 22:32 WITA ·

Kronologi KM Cahaya Intan Celebes Tenggelam di Teluk Bone: Berangkat Saat Cuaca Ekstrem


 Sejumlah penumpang bertahan di tengah lautan saat setalah KM Cahaya Intan Celebes tenggelam. Foto: Istimewa Perbesar

Sejumlah penumpang bertahan di tengah lautan saat setalah KM Cahaya Intan Celebes tenggelam. Foto: Istimewa

BOMBANA – Kapal Penumpang KM Cahaya Intan Celebes rute pelayaran Bajoe, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsesl) menuju Boepinang, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dilaporkan tenggelam di perairan Teluk Bone pada Sabtu, 14 Februari 2026, sekitar pukul 07.00 Wita.

Kasi Humas Polres Bombana, Iptu Abdul Hakim menjelaskan kronologi kecelakaan laut tersebut. Ia mengatakan kapal yang mengangkut sebanyak dua puluh orang ini bertolak dari pelabuhan Bajoe pada Jumat malam (13/2/2026) dengan kondisi cuaca yang tidak mendukung.

“(Kapal) berangkat meninggalkan pelabuhan Bajoe, sekitar pukul 24.00 Wita dengan cuaca yang sangat ekstrem,” ujar Iptu Hakim saat dikonfirmasi, Sabtu malam.

Dalam perjalanannya, kapal tersebut mengalami kebojoran pada bagian bodi. Kerusakan itu diketahui oleh Anak Buah Kapal (ABK) pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 Wita.

Akibatnya air laut dengan cepat masuk ke dalam lambung kapal yang menyebabkan keseimbangan kapal menjadi tergangangu.

“Para ABK berusaha memompa air dengan memakai mesin Alkon sebanyak empat unit untuk menyedot air yang masuk tapi tetap tidak mampu,” kata Iptu Hakim.

Air laut yang tidak dapat dibendung masuk ke dalam kapal mengakibatkan Kapal Cahaya Intan Celebes karam di perairan Teluk Bone.

Iptu Hakim mengatakan sebelum kapal itu tenggelam, Nahkoda bernama Mansur mengarahkan kapalnya mendekati sebuah Kapal Gae yang sedang mencari ikan di perairan tersebut.

“Mansur mengarahkan kapalnya mendekati Kapal Gae tersebut dan akhirnya semua penumpang dan ABK dievakuasi dengan di pindahkan ke kapal gae tersebut,” kata Iptu Hakim.

Seluruh penumpang serta ABK kemudian dievakuasi dan tiba Pelabuhan Boepinang, Bombana sekitar pukul 12.00 Wita.

“Kondisi Kapal KM Cahaya Intan Celebes saat itu sudah tenggelam dan tidak terlihat lagi,” kata Iptu Hakim.

Meski berhasil dievakuasi dengan selamat, namun sebanyak 13 penumpang tersebut harus dilarikan ke Puskesmas Poleang untuk mendapatkan perawatan medis.

Selain itu, Iptu Hakim juga menjelaskan bahwa salah satu penyebab tengelamnya kapal tersebut dikarenakan beban muatan yang berlebihan.

“Penyebab awal cuaca ekstrem, ombak besar,kebocoran lambung, atau beban berlebih,” pungkasnya. (lin)

Artikel ini telah dibaca 279 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

27 Siswa SMA di Konawe Alami Gatal dan Muntah Usai Santap MBG, Dievakuasi ke RS

24 September 2026 - 15:57 WITA

Berawal dari Ambil Sampel, Berakhir Petaka: 4 Pekerja PT KDI Tewas di Lokasi Tambang

23 September 2026 - 15:14 WITA

Kecelakaan Kerja di Tambang PT KDI Konut, Empat Pekerja Tewas Tertimbun Longsor

23 September 2026 - 14:32 WITA

UPP Kelas I Molawe Tindak Lanjuti LHP Kepatuhan BPK RI

23 September 2026 - 10:27 WITA

Kronologi Nelayan di Muna Barat Diterkam Buaya Saat Cari Kepiting, Selamat Setelah Tusuk Mata Predator

22 September 2026 - 12:40 WITA

Nelayan di Muna Barat Diserang Buaya Saat Cari Kepiting di Muara, Bahu hingga Pinggang Luka

22 September 2026 - 11:49 WITA

Trending di Daerah