MUNA BARAT – Asrama putri Pondok Pesantren (Pompes) Darul Mukhlasin As Saniy di Desa Kasakamu, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, ludes terbakar pada Jumat, 13 Februari 2026 sekitar pukul 01.10 Wita.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kusambi, Ipda Akhmad Amin Harun mengatakan bangunan berukuran 20 x 6 meter beserta seluruh barang di dalamnya hangus tak tersisa.
“Barang yang terbakar di antaranya kitab Al-Qur’an, ijazah santri, pakaian, lemari, dan kasur santri,”ujar Ipda Akhmad saat dikonfirmasi, Jumat pagi.
Berdasarkan data kepolisian, asrama tersebut dihuni 17 orang, terdiri atas pimpinan pondok pesantren, pengajar, dan santri dengan rincian sebagai berikut:
-Ustaz: 3 orang
-Santri: 8 orang
-Anak ustaz: 4 orang
-Istri ustaz: 2 orang
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, asrama putri dalam kondisi kosong karena para santriwati telah pulang ke rumah masing-masing.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materil akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” pungkas Ipda Akhmad. (lin)













