Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Ekobis · 28 Jan 2026 20:03 WITA ·

Baubau Ekspor Ubur-Ubur ke Luar Negeri, Sultra Catat Sejarah Baru


 Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, selaku Ketua Tim Percepatan Ekspor Sulawesi Tenggara Perbesar

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, selaku Ketua Tim Percepatan Ekspor Sulawesi Tenggara

BAUBAU – Kepulauan Buton mencatatkan tonggak sejarah baru dalam pembangunan ekonomi daerah dengan dilaksanakannya ekspor perdana komoditas non-tambang hasil perikanan yang dilepas langsung dari Kota Baubau, Rabu 28 Januari 2026.

Ekspor perdana tersebut dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama PT Triko Bina Nusantara, menandai dimulainya pengiriman komoditas perikanan secara langsung dari wilayah Kepulauan Buton ke pasar internasional.

Pada tahap awal, PT Triko Bina Nusantara mengekspor empat kontainer komoditas ubur-ubur dengan nilai sekitar Rp1,6 miliar. Pengiriman ini direncanakan berlangsung secara berkelanjutan seiring tingginya permintaan pasar global terhadap produk perikanan tersebut.

Ekspor dari Baubau ini terintegrasi dengan kegiatan ekspor serentak dari Kota Kendari. Pada hari yang sama, sebanyak 47 kontainer diberangkatkan melalui Pelabuhan Bungkutoko Kendari dengan total nilai ekspor diperkirakan mencapai Rp500 miliar.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, selaku Ketua Tim Percepatan Ekspor Sulawesi Tenggara, mengatakan keberhasilan ekspor perdana melalui Pelabuhan Baubau merupakan hasil dari proses panjang dan konsolidasi lintas sektor.

“Peningkatan nilai ekspor merupakan salah satu indikator penting dalam peningkatan Dana Transfer Daerah dari pemerintah pusat. Karena itu, kami mendorong agar komoditas unggulan Sulawesi Tenggara, seperti perikanan, pertanian, dan perkebunan, diekspor langsung dari daerah,” kata Hugua.

Ia mengungkapkan, selama ini banyak komoditas asal Sulawesi Tenggara diekspor melalui daerah lain sehingga pencatatan ekspornya tidak memberikan dampak maksimal bagi daerah asal.

“Komoditasnya dari Sultra, tapi dicatat di daerah lain. Ibaratnya seperti telur mata sapi, ayam yang bertelur tapi sapi yang punya nama. Ke depan, kami mendorong pengusaha agar ekspor dilepas dan dicatat langsung dari Sulawesi Tenggara,” tegasnya.

Kepala Seksi Pabean dan Cukai Bea Cukai Kendari, Robert, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara atas dukungan aktif dalam mendorong percepatan ekspor daerah.

“Ini merupakan penghargaan nasional pertama yang kami terima, dan ekspor perdana Sultra tercatat sebagai yang tertinggi secara nasional,” ujarnya.

PT Triko Bina Nusantara juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur ASR–Hugua atas dukungan penuh sehingga ekspor perdana dapat direalisasikan langsung dari Sulawesi Tenggara.

Ekspor perdana dari Baubau ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi pelaku usaha lainnya untuk mengembangkan ekspor komoditas non-tambang dari Sulawesi Tenggara dan memperkuat posisi daerah dalam rantai ekspor nasional.(red)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Claro Wedding Festival 2026 Digelar Februari, Promo Pernikahan hingga Cashback Rp6 Juta

27 Januari 2026 - 21:19 WITA

TNI-Polri Bersinergi Amankan Arus Mudik Nataru di Konawe Utara

23 Desember 2025 - 22:16 WITA

Muspimnas 2025: Kadin Sultra Tekankan Kemandirian Infrastruktur dengan Aspal Buton

4 Desember 2025 - 08:06 WITA

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Sultra 2025: Ekonomi Sultra Tumbuh Positif

29 November 2025 - 21:45 WITA

AJP Hadiri Konferensi Huayou, PT RBS Siap Jalin Kerja Sama Nikel

25 November 2025 - 17:14 WITA

Kemenkum Sultra dan KADIN Perkuat Kolaborasi untuk Pertumbuhan Ekonomi

25 Agustus 2025 - 23:48 WITA

Trending di Ekobis