KENDARI – Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sultra, Husni Mubarak, mengucapkan terima kasih dan mendukung langkah KSOP Kendari yang sudah melakukan rapat koordinasi untuk mengaktifkan kembali sistem Single Truck Identification Data (STID) di Pelabuhan Bungkutoko Kendari.
“Pengaktifan kembali STID ini sangat mendukung dalam program rencana zero over dimension dan over loading (ODOL),” kata Husni Mubarak.
Ia berharap bahwa Sulawesi Tenggara dapat menjadi percontohan tata kelola angkutan barang dan memenuhi semua regulasi.
“Harapan kami adalah untuk di Sulawesi Tenggara penataan sistem angkutan barang dan logistik yang menggunakan kendaraan barang ini, kita mau jadikan Sulawesi Tenggara sebagai percontohan tata kelola angkutan barang dan memenuhi semua regulasi,” tambahnya.
Dengan adanya STID, diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan efisiensi angkutan barang di Sulawesi Tenggara. Selain itu, sistem ini juga dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan dan kerusakan jalan akibat over dimension dan over loading.
KSOP Kendari dan BPTD Sultra berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam meningkatkan tata kelola angkutan barang di Sulawesi Tenggara. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan Sulawesi Tenggara dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola angkutan barang yang aman, efisien, dan berwawasan lingkungan.(red)








