Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 18 Okt 2025 15:51 WITA ·

Kemenag Sultra Wujudkan STQH Ramah Lingkungan dengan Satgas Ekoteologi


 Satgas Ekoteologi mengumpulkan sampah dan menjaga kebersihan area STQH. Foto: Istimewa Perbesar

Satgas Ekoteologi mengumpulkan sampah dan menjaga kebersihan area STQH. Foto: Istimewa

KENDARI – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ekoteologi untuk menjaga kebersihan lingkungan selama pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kota Kendari.

Satgas Ekoteologi ini dikukuhkan langsung oleh Menteri Agama dan terdiri dari 16 personel yang akan bertugas di enam lokasi lomba. Mereka bekerja sama dengan Dinas Kebersihan Sultra dan pihak terkait untuk mengumpulkan sampah dan menjaga kebersihan area STQH.

Plt Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Ahmad Zayadi, mengapresiasi inisiatif Kanwil Kemenag Sultra yang menjadikan STQH sebagai momentum penerapan nilai-nilai ekoteologi. “STQH bukan hanya ajang syiar dan prestasi, tetapi juga wadah untuk menguatkan kesadaran spiritual terhadap tanggung jawab manusia menjaga ciptaan Allah,” ujarnya.

Kakanwil Kemenag Sultra, H. Muhamad Saleh, mengatakan bahwa pembentukan Satgas Ekoteologi merupakan bagian dari implementasi Asta Protas Kemenag. Ia berharap Satgas Ekoteologi dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain dalam menanamkan kesadaran ekologis di masyarakat.

Satgas Ekoteologi akan terus bekerja selama pelaksanaan STQH untuk memastikan kegiatan berjalan efektif, efisien, dan ramah lingkungan. Kemenag Sultra berencana menggandeng berbagai pihak untuk memperkuat gerakan ekoteologi di wilayahnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Angkut Solar dan Pertalite, Pikap Carry Terbakar di Lantowua Bombana

23 Februari 2026 - 15:16 WITA

Oknum Dokter di RSJPDO Oputa Yi Koo Diduga Abai Tanggung Jawab Usai Kecelakaan, Korban Alami 27 Jahitan

23 Februari 2026 - 05:02 WITA

Ditinggal ke Kebun, Rumah Petani di Mawasangka Buteng Ludes Terbakar

22 Februari 2026 - 12:48 WITA

Diduga Masalah Asmara, Pemuda di Konawe Gantung Diri Pakai Selempang Wisuda hingga Tewas

22 Februari 2026 - 12:01 WITA

Diterjang Ombak Saat Pulang Melaut, 13 Nelayan Terdampar di Pulau Lambasina Kolaka

21 Februari 2026 - 19:08 WITA

Portal Resmi Pemkot Kendari Error di Momen Setahun Kepemimpinan SKI–Sudirman

21 Februari 2026 - 12:42 WITA

Trending di Daerah