Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 12 Jul 2025 22:24 WITA ·

KMTI Serukan Mahasiswa Teknik Bersatu, Siap Mengubah Indonesia


 Pengurus Keluarga Mahasiswa Teknik Indonesia (KMTI). Foto: Istimewa Perbesar

Pengurus Keluarga Mahasiswa Teknik Indonesia (KMTI). Foto: Istimewa

MATARAM – Koordinator Pusat terpilih Keluarga Mahasiswa Teknik Indonesia (KMTI) 2025–2026, Wahyu Hidayat, menyerukan seruan moral dan strategis kepada seluruh mahasiswa teknik di Indonesia untuk bersatu dan bergabung dalam wadah KMTI. Seruan ini disampaikan dalam pidato pertamanya usai terpilih melalui Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 KMTI yang digelar di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 7–13 Juli 2025.

Dalam momentum penting ini, Wahyu menegaskan bahwa KMTI bukan sekadar organisasi, melainkan representasi sah dan kolektif dari seluruh mahasiswa teknik se-Indonesia.

Ia mengajak seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) untuk memperkuat solidaritas dan sinergi dalam satu gerakan besar demi menjawab tantangan zaman dan menyuarakan kepentingan publik dari sudut pandang disiplin ilmu keteknikan.

“Ini adalah saatnya kita satukan barisan. Mahasiswa teknik tidak boleh tercerai-berai dalam menghadapi era penuh disrupsi ini. KMTI adalah rumah bersama, ruang perjuangan bersama, dan forum strategis untuk menyatukan gagasan serta aksi nyata,” tegas Wahyu.

Kepemimpinan baru KMTI di bawah komando Wahyu Hidayat akan fokus pada konsolidasi internal, penguatan legitimasi di mata publik dan pemerintah, serta penyusunan strategi gerakan yang adaptif terhadap isu-isu mutakhir, seperti keadilan lingkungan, industrialisasi yang berkeadilan, pembangunan berkelanjutan, dan teknologi hijau.

Wahyu juga menekankan bahwa mahasiswa teknik memiliki peran vital sebagai mitra kritis negara dalam pembangunan, terutama dalam bidang infrastruktur, energi terbarukan, tata kelola sumber daya alam, dan transformasi teknologi nasional.

“Kita bukan sekadar pengamat. Mahasiswa teknik harus menjadi aktor utama dalam mendorong transformasi bangsa. Karena itu, kita harus bersatu dalam KMTI dan menjadikannya sebagai instrumen perjuangan bersama,” tambahnya.

Dalam periode ini, KMTI akan memimpin lima Koordinator Komposisi Kepengurusan dan sembilan Koordinator Wilayah, mencakup ratusan institusi pendidikan tinggi di seluruh Indonesia.

KMTI akan terus memperluas jaringan, memperdalam kajian strategis, serta membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi seluruh mahasiswa teknik lintas daerah dan bidang keilmuan.(red)

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Penyulingan Nilam di Muna Barat Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

4 Mei 2026 - 21:06 WITA

PT WIN dan Warga Torobulu Gotong Royong Benahi Permukiman

3 Mei 2026 - 15:15 WITA

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pria yang Ditemukan Tergantung di Pohon di Konawe Selatan

3 Mei 2026 - 00:48 WITA

Kronologi Penemuan Mayat Pria Tergantung di Atas Pohon di Tinanggea Konsel

2 Mei 2026 - 23:08 WITA

Dituding Tambang, PT WIN Tegaskan Aktivitas Hanya Penataan Lereng

2 Mei 2026 - 21:31 WITA

Geger, Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Atas Pohon di Konawe Selatan

2 Mei 2026 - 20:52 WITA

Trending di Daerah