KONAWE SELATAN – Seorang warga Desa Puao, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, Riswan Yogy, diduga menjadi korban penganiayaan oleh karyawan PT Marketindo Selaras. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 8 Juli 2025, sekitar pukul 17.30 WITA di Desa Lamooso, Kecamatan Angata.
Menurut saksi mata, Sukri Syukur, Riswan dicegat oleh Maulid, karyawan PT Marketindo Selaras, saat melintas di Desa Lamooso. Maulid langsung menarik Riswan keluar dari mobil, mencekik, dan memukulnya hingga mengalami pendarahan hidung, luka bibir, dan bengkak di mata kiri. Rahmad, rekan Maulid, turut serta dalam penganiayaan tersebut.
Insiden ini diduga terkait sengketa lahan seluas 1.300 Ha antara PT Marketindo Selaras dan warga setempat. Setelah penganiayaan, Riswan melarikan diri dan hingga saat ini keberadaannya belum diketahui, membuat keluarganya cemas.
Keluarga korban telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Angata. Kapolsek Angata, Andi Asrudin, membenarkan telah menerima laporan dari keluarga korban.
Warga juga telah berkumpul di Polsek Angata, mendesak penangkapan pelaku dan meminta pemerintah daerah untuk menghentikan aktivitas PT Marketindo Selaras yang dianggap sebagai pemicu konflik sosial di Angata.(red)