Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 26 Mei 2025 22:14 WITA ·

Demo Berdarah di PN Kendari: Oknum Pegawai Diduga Terlibat Pemukulan


 Salah satu massa aksi mengalami luka dibagian kepala diduga kena pukulan dari oknum pegawai PN Kendari. Foto: Istimewa Perbesar

Salah satu massa aksi mengalami luka dibagian kepala diduga kena pukulan dari oknum pegawai PN Kendari. Foto: Istimewa

PENAFAKTUAL.COM – Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Forum Pribumi Mengugat mengalami luka-luka diduga dipukuli saat menggelar aksi demo di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Kendari pada Senin, 26 Mei 2025. Aksi tersebut menyoal dugaan arogansi Kepala PN Kendari dan penolakan rencana eksekusi lahan eks PGSD ini berlangsung tegang.

Pantauan media menunjukkan bahwa situasi aksi demo sempat memanas hingga terjadi dorong-dorongan antara massa aksi dan pegawai keamanan PN Kendari.

Massa aksi meminta Ketua PN Kendari menemui mereka, namun tidak kunjung ditemui hingga beberapa jam melaksanakan aksi demonstrasi.

Perwakilan keluarga ahli waris lahan eks PGSD, Dedi Walengeke, membenarkan adanya massa aksi yang mengalami luka.

“Iya ada yang luka, dipukul sama orang PN Kendari. Orang yang memukul kami tandai, hanya saja kami tidak tahu namanya,” kata Dedi kepada awak media saat ditemui di halaman kantor PN Kendari.

Pihaknya memastikan akan melaporkan dugaan pemukulan massa aksi tersebut kepada aparat kepolisian.

“Dan ini kami akan lanjutkan di aparat yang berwajib. Sekarang mereka masih dibawa ke Puskesmas,” ungkapnya.

Dedi menjelaskan bahwa aksi demo ini merupakan bentuk protes terhadap sikap PN Kendari yang masih terus mempersoalkan lahan eks PGSD. Pihaknya ingin berdiskusi dengan pihak PN Kendari, namun Kepala PN Kendari enggan menemui massa aksi.

“Tujuan kami sebenarnya hanya ingin diskusi agar persoalan ini terang benderang. Tapi Kepala PN Kendari tidak mau menemui kami,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihak PN Kendari belum berhasil dikonfirmasi.

Artikel ini telah dibaca 783 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Guru Ngaji di Kendari Ditangkap, Diduga Cabuli Pelajar 15 Tiga Kali di Area Masjid

26 Juli 2026 - 14:11 WITA

Pemilik Hotel di Kendari Dipalak Pria Mabuk, Pelaku Sempat Buang Pisau Saat Dikejar Polisi

26 Juli 2026 - 12:47 WITA

Polisi Gerebek Penebangan Liar Pohon Jati di Hutan Lindung Buton Selatan, Lima Orang Diamankan

25 Juli 2026 - 21:45 WITA

Polda Sultra Sisir PETI Bombana, AMAN Desak Penangkapan Pelaku Jika Terbukti Terlibat

25 Juli 2026 - 18:56 WITA

BSI Terseret dalam Polemik Lahan Puuwatu Kendari, MAP HUKUM Sultra Desak Beri Penjelasan

25 Juli 2026 - 10:26 WITA

Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Mahasiswa di Kendaari Ditangkap Polisi

24 Juli 2026 - 20:53 WITA

Trending di Hukrim