Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Hukrim · 13 Mei 2025 18:05 WITA ·

Kasus Penganiayaan di Polsek Tiworo Tengah yang Diduga Libatkan Oknum TNI Naik ke Tahap Penyidikan


 Insiden dugaan penganiayaan di depan Polsek Tiworo Tengah. Foto: istimewa
Perbesar

Insiden dugaan penganiayaan di depan Polsek Tiworo Tengah. Foto: istimewa

PENAFAKTUAL.COM – Danden POM XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, mengonfirmasi bahwa kasus penganiayaan di Polsek Tiworo Tengah yang diduga melibatkan dua oknum TNI telah naik ke tahap penyidikan.

“Masih dalam proses penyidikan karena koneksitas perkara nya,” kata Haryadi saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp pada Selasa, 13 Mei 2025.

Haryadi juga menambahkan bahwa kedua oknum TNI tersebut masih dalam penahanan pihaknya. “Sampai saat ini masih di tahan,” tambahnya.

Menurut Haryadi, kedua oknum TNI tersebut melakukan aksi pengeroyokan tanpa pengaruh alkohol, melainkan karena spontanitas dan hubungan keluarga dengan pelaku dari masyarakat.

“Tidak ada pengaruh alkohol, karena spontanitas saja karena ada hubungan keluarga (dengan pelaku dari masyarakat) saja,” pungkasnya.

Insiden penganiayaan ini terjadi pada malam takbiran Idulfitri 1446 Hijriah, sekitar pukul 00.30 WITA, di depan kantor Polsek Tiworo Tengah, Desa Wapae. Berdasarkan informasi, peristiwa bermula saat anggota kepolisian sedang melakukan pengamanan malam takbiran dan sejumlah warga kedapatan menggeber-geber sepeda motor.

Ketika petugas mencoba mengamankan mereka, situasi tiba-tiba berujung pada aksi pemukulan terhadap beberapa anggota kepolisian. Dalam insiden tersebut, diduga empat anggota polisi mengalami luka-luka, termasuk Kapolsek Tiworo Tengah, IPDA M Saleh.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi para korban maupun tingkat keparahan luka yang mereka alami. Pihak kepolisian dan Polisi Militer (POM) masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus ini.(red)

Artikel ini telah dibaca 176 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Dugaan Kecurangan Pengisian BBM di Muna, Polisi Panggil Pihak SPBU: Tidak Dibenarkan!

29 Maret 2026 - 09:06 WITA

PERMAHI Kendari Kritik Polda Sultra, Nilai Pemeriksaan Wartawan Cederai Kebebasan Pers

28 Maret 2026 - 20:08 WITA

GMKI Kendari Kritik Kadispar Sultra, Soroti Sikap Anti Pers dan Desak Evaluasi

28 Maret 2026 - 19:59 WITA

Pemanggilan Jurnalis Disorot, Gempur Sultra Desak Polda Profesional dan Transparan

28 Maret 2026 - 19:48 WITA

Nekat Curi Perhiasan Majikan, ART di Kendari Barat Diamankan Polisi

28 Maret 2026 - 13:11 WITA

Kuasa Hukum IF Bantah Narasi Beredar, Sebut Konflik Rumah Tangga Bersifat Pribadi

27 Maret 2026 - 18:29 WITA

Trending di Hukrim