Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Daerah · 3 Jan 2026 20:50 WITA ·

Sampah Menggunung di TPS Kambu Kendari, Bau Menyengat Resahkan Warga


 Gundukan sampah tampak meninggi di salah satu TPS (tempat penampungan sementara) di Jalan AH Nasution Kendari. Foto: penafaktual.com Perbesar

Gundukan sampah tampak meninggi di salah satu TPS (tempat penampungan sementara) di Jalan AH Nasution Kendari. Foto: penafaktual.com

KENDARI – Gundukan sampah nampak meninggi di salah satu Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang terletak di Jalan A.H Nasution, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Pantauan penafaktual.com di lokasi pada Sabtu, 3 Januari 2026 sekitar pukul 16.59 Wita terlihat tumpukan sampah dengan ketinggian hampir mencapai 2 meter.

Selain itu beberapa sampah lainnya berserahkan hampir menutupi setengah ruas jalan.

Salah seorang pengguna jalan yang ditemui di lokasi bernama Mawan (27) mengatakan, tumpukan sampah tidak hanya menggangu pemandangan tetapi juga mengeluarkan bau tak sedap yang dapat menggangu pengendara.

Menurut Mawan, sampah tersebut mulai menumpuk sejak Jumat, 2 Januari 2026 kemarin.

“Dari kemarin ini, karena saya lewat tadi malam sudah banyak begini,” ujar Mawan kepada penafaktual.com di lokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas DLHK Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana saat dikonfirmasi Sabtu malam, belum merespons pesan Whatsapp maupun telepon dari jurnalis penafaktual.com.

Terpisah, Lurah Kambu, Harisman mengatakan penumpukan sampah mulai terjadi pasca pergantian tahun baru. Di waktu yang bersamaan kata Harisman, di Kecamatan Kambu hanya terdapat 3 unit armada pengangkut sampah.

“Khusus di Kecamatan Kambu, kami terbatas hanya 3 Armada, sementara Volume sampah paska tahun baru kemarin sangat luar biasa, sehingga terjadi penumpukan,” kata Harisman.

Harisman menambahkan, bahwa proses pengangkutan sampah akan berjalan normal setelah penambahan armada dalam waktu dua hari mendatang.

“1-2 hari ini akan berjalan normal lagi karena ada penambahan armada bantuan 1 Unit (Armada),” jelas Harisman. (lin)

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kapal Setia Kawan Bocor dan Tenggelam di Bombana, Tim SAR Dikerahkan

24 Februari 2026 - 13:56 WITA

Banjir Mendadak Terjang Tunggala Kendari, Sejumlah Rumah Warga Terendam 

24 Februari 2026 - 13:28 WITA

Polres – Pemda Konut Bersinergi Wujudkan Ramadhan Aman dan Kondusif

24 Februari 2026 - 11:44 WITA

Angkut Solar dan Pertalite, Pikap Carry Terbakar di Lantowua Bombana

23 Februari 2026 - 15:16 WITA

Oknum Dokter di RSJPDO Oputa Yi Koo Diduga Abai Tanggung Jawab Usai Kecelakaan, Korban Alami 27 Jahitan

23 Februari 2026 - 05:02 WITA

Ditinggal ke Kebun, Rumah Petani di Mawasangka Buteng Ludes Terbakar

22 Februari 2026 - 12:48 WITA

Trending di Daerah