Menu

Mode Gelap
Tiga Napi Korupsi di Sultra Dapat Asimilasi dari Pihak Ketiga, Salah Satunya Keponakan Gubernur Dari Kebun ke Gerbang Masa Depan: Menghadapi Cemohan dan Mencapai Impian Ridwan Bae: PT SCM dan Perkebunan Sawit Penyebab Banjir di Jalur Trans Sulawesi Korban Tenggelam di Pantai Nambo Ditemukan Meninggal Dunia Pembentukan Kaswara: Langkah Awal Kolaborasi Alumni SMP Waara

Ekobis · 12 Jul 2023 18:23 WITA ·

Kadin Sultra Komitmen Dorong Pengembangan Ekonomi di Bumi Anoa


 Wakil Ketua Umum Bidang Pasar Modal Kadin Sultra Sastra Alamsyah. Foto : Ist Perbesar

Wakil Ketua Umum Bidang Pasar Modal Kadin Sultra Sastra Alamsyah. Foto : Ist

PENAFAKTUAL.COM,.KENDARI – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan upaya pengembangan sektor ekonomi, khususnya di Sultra.

Kadin Sultra telah banyak melakukan gerakan ekonomi kerakyatan seperti melakukan ekspor impor baik skala nasional hinga internasional yang melibatkan pelaku usaha lokal dengan konsep Hulu dan Hilir.

Tidak hanya itu, Kadin di bawah Komando Anton Timbang juga turut andil dalam melakukan penekanan inflasi di sejumlah daerah seperti Kota Kendari, Kolaka Utara, Buton Tengah dan sejumlah daerah.

Saat ini Kadin Sultra tengah melakukan persiapan pasar digital dan higienis di Kota Kendari.

Wakil Ketua Umum Bidang Pasar Modal Kadin Sultra Sastra Alamsyah menjelaskan, pasar tradisional menjadi pasar digital merupakan suatu keharusan di era saat ini.

“iya era sekarang merupakan era digital kita tidak bisa menghindari itu”, kata Sastra, Rabu (12/6/23).

Ia menambahkan, Kadin Sultra mendorong dunia digital ke pasar tradisional dalam melakukan transaksi non-tunai.

Proyek pertama akan dilakukan di sejumlah pasar Kota Kendari, salah satunya di Pasar Wayong.

“Perilaku belanja pedagang dan pembeli kita ubah menjadi transaksi non-tunai (digital),” cetus Sastra.

Untuk mendorong program tersebut, Kadin Sultra sudah mendorong ke Bank Indonesia Sultra.

Sebagai langkah awal 120 orang pegawai Perumda bakal diberikan pelatihan terkait digitalisasi atau pengunaan QRIS. Langkah itu dilakukan agar seluruh pasar tradisional wilayah Kota Kendari bakal menerapkan penerapan pembayaran non-tunai.

”120 pegawai perumda kota kendari akan dilatih terkait program digitalisasi dan hal itu didukung BI Sultra,” pungkasnya.

Kami sudah temui BI Sultra dan Alhamdulilah siap memberikan pelatihan kepada pegawai perumda, hal itu penting karna pegawai perumda merupakan unjung tombak yang akan bersentuhan langsung dengan pedagang cetusnya.

TIM

Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bank Sultra Catat Laba Bersih Rp419 Miliar, Dividen Naik Jadi 75 Persen

14 Maret 2026 - 09:53 WITA

Gojo Kendari dan Koperasi Lanud Halu Oleo Jalin Kerja Sama Layanan Transportasi Online

11 Maret 2026 - 18:28 WITA

Kerja Sama Strategis Bank Sultra dan Ditjen Dukcapil, Perkuat Layanan Perbankan di Sulawesi Tenggara

9 Maret 2026 - 21:51 WITA

Kerajaan Moronene Dukung PT SIP, Bombana Siap Jadi Kawasan Industri

18 Februari 2026 - 17:58 WITA

Kadin Sultra dan Pemerintah Provinsi Sultra Bersinergi Perkuat Ekonomi Kerakyatan

10 Februari 2026 - 20:23 WITA

Kedua Kalinya! Maxcell Percayakan Swarna Dwipa Property untuk Pemenangan Undian

5 Februari 2026 - 17:06 WITA

Trending di Ekobis